blog dokter taura big ad

PANDUAN LENGKAP TUMBUH KEMBANG BAYI 0-6 BULAN

53 komentar

Sejak terjadinya konsepsi (bertemunya sel telur dan sperma) hingga berakhirnya masa remaja (umur 18 tahun), setiap bayi/anak mengalami suatu proses alamia yang bernama TUMBUH KEMBANG.

Inilah yang membedakan “anak” dangan orang “dewasa”

Antara “tumbuh” dan “kembang” sebenarnya merupakan dua proses yang berbeda. Tapi karena terjadi pada waktu yang sama dan saling sinergi, maka kata “tumbuh” dan “kembang” pun selalu tampil bersama.

Tumbuh kembang bayi mempunyai pola tersendiri yang unik

Apa Bedanya “Tumbuh” dan “Kembang”?

Pertumbuhan adalah bertambahnya ukuran dan jumlah sel serta jaringan interselular, berarti bertambahnya ukuran fisik dan struktur tubuh sebagian atau keseluruhan, sehingga dapat diukur dengan satuan panjang dan berat.

Sedangkan Perkembangan adalah bertambahnya struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam kemampuan gerak kasar, gerak halus, bicara dan bahasa serta sosialisasi dan kemandirian.
Pertumbuhan terjadi secara simultan dengan perkembangan.

Berbeda dengan pertumbuhan, perkembangan merupakan hasil interaksi kematangan susunan saraf pusat dengan organ yang dipengaruhinya. Kesemua fungsi tersebut berperan penting dalam kehidupan manusia yang utuh.

Kecepatan Pertumbuhan Sesuai Usia

Banyak orang tua yang merasa galau akan status pertumbuhan bayi/anak nya. Biasanya karena mereka membandingkan dengan pola kecepatan pertumbuhan anak di masa-masa sebelumnya, atau membandingkan dengan anak-anak sebayanya.

Pertumbuhan fisik secara umum seperti tinggi badan, berlangsung dengan kecepatan berbeda untuk setiap segmen usia. Dari sejak lahir hingga usia 1-2 tahun, fisik anak tumbuh dengan relatif cepat.

Setelah itu akan mulai melambat dan datar hingga memasuki usia remaja. Pengaruh hormonal saat remaja, akan menyebabkan terjadi percepatan pertumbuhan fisik pada usia 10-16 tahun. Tinggi badan anak diharapkan mulai mencapai potensi tinggi genetiknya pada usia sekitar 18 tahun.

Pola Kenaikan Berat Badan Bayi
Penambahan berat badan dan tinggi badan bayi tidak konstan tapi punya pola tersendiri

  • Umur 0-3 bulan : 700 – 1000 g/bulan
  • Umur 4-6 bulan: 500 – 600 g/bulan
  • Umur 7-9 bulan: 350 – 450 g/bulan
  • Umur 10-12 bulan : 250 – 350 g/bulan
  • Usia 1 tahun: 3 x Berat badan lahir
  • Usia 2 tahun: 4 x Berat badan lahir
  • > 2 tahun: rata-rata 2 kg/tahun

Pola Kenaikan Panjang Badan

  • Panjang Badan lahir rata-rata: 50 cm
  • 1 tahun: bertambah 50%
  • 4 tahun: 2 x PB lahir
    Pola pertumbuhan panjang badan bayi

Lingkar Kepala

  • Lingkar Kepala lahir rata-rata 35-37 cm
  • Tumbuh pesat 6 bulan pertama, kemudian berkurang
  • Tahun ke-II: hanya bertambah 2-3 cm
  • Usia 6 tahun 54-55 cm

Tahapan perkembangan anak umur 0-3 Bulan

  • Mengangkat kepala setinggi 45°
  • Menggerakkan kepala dari kiri/kanan ke tengah.
  • Melihat dan menatap wajah anda.
  • Mengoceh spontan atau bereaksi dengan mengoceh.
  • Suka tertawa keras.
  • Bereaksi terkejut terhadap suara keras.
  • Membalas tersenyum ketika diajak bicara/tersenyum.
  • Mengenal ibu dengan penglihatanm penciuman, pendengaran, kontak

Tahapan Perkembangan Anak Umur 3-6 Bulan

  • Berbalik dari telungkup ke terlentang.
  • Mengangkat kepala setinggi 90*
  • Mempertahankan posisi kepala tetap tegak dan stabil.
  • Menggenggam pensil.
  • Meraih benda yang ada dalam jangkauannya.
  • Memegang tangannya sendiri.
  • Berusaha memperluas pandangan.
  • Mengarahkan matanya pada benda-benda kecil.
  • Mengeluarkan suara gembira bernada tinggi atau memekik.
  • Tersenyum ketika melihat mainan/gambar yang menarik saat bermain sendiri

Stimulasi

Selain nutrisi, stmulasi adalah hal terpenting yang mempengaruhi tingkat perkembangan bayi atau anak. Dengan nutrisi yang tepat dan stimulasi yang benar, diharapkan anak bisa tumbuh dan berkembang sesuai dengan potensi genetiknya.

Stimulasi adalah kegiatan merangsang kemampuan dasar anak umur 0-6 tahun agar anak tumbuh dan berkembang secara optimal. Setiap anak perlu mendapat stimulasi rutin sedini mungkin dan terus menerus pada setiap kesempatan. Kurangnya stimulasi dapat menyebabkan penyimpangan tumbuh kembang anak bahkan gangguan yang menetap.

Kemampuan dasar anak yang dirangsang dengan stimulasi terarah adalah kemampuan gerak (motorik) kasar, kemampuan gerak (motorik) halus, kemampuan bicara dan bahasa serta kemampuan sosialisasi dan kemandirian

Dalam melakukan stimulasi tumbuh kembang anak, ada beberapa prinsip dasar yang perlu diperhatikan.

  1. Stimulasi dilakukan dengan dilandasi rasa cinta dan kasih sayang
  2. Selalu tunjukkan sikap dan perilaku yang baik karena anak akan meniru tingkah laku orang-orang yang terdekat dengannya
  3. Berikan stimulasi sesuai dengan kelompok umur anak
  4. Lakukan stimulasi dengan cara mengajak anak bermain, bernyanyi, bervariasi, menyenangkan dan tanpa paksaan dan tidak ada hukuman
  5. Lakukan stimulasisecara bertahap dan berkelanjutansesuai umur anakterhadap ke-4 aspek kemampuan dasar anak
  6. Gunakan alat bantu/permainan yang sederhana, aman dan ada disekitar anak
  7. Berikan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan
  8. Anak selalu diberi pujian, bila perlu diberi hadiah atas keberhasilannya

Poin terpenting dari stimulasi adalah diberikan sesuai dengan umur perkembangan. Jika terjadi keterlambatan perkembangan atau terjadi gap antara umur kronologis (umur kalender) dengan umur perkembangan, maka yang digunakan sebagai acuan stimulasi adalah "umur perkembangan". 
Umur perkembangan bisa dicari dengan menggunakan KPSP atau DDST (Denver Developmental Screening Test)
Sedangkan umur kronologis bisa dihitung dengan cara mengurangi "tanggal pemeriksaan" dengan "tanggal lahir" bayi
Berikut adalah rincian stimulasi pada bayi umur 0-6 bulan

KPSP (Kuesioner Pra Skrining Perkembangan)

Selanjutnya, tugas orang tua adalah menilai tingkat perkembangan anak secara mandiri dengan menggunakan KPSP atau Kuesioner Pra Skrining Perkembangan)
KPSP bertujuan untuk mengetahui perkembangan anak normal atau ada penyimpangan.

  • KPSP dilakukan rutin pada umur 3, KPSP 6 bulan, 9, 12,15, 18, 21, 24, 30, 36, 42, 48, 54, 60,66 dan 72 bulan.
  • Berikut adalah instrumen KPSP:
  • Salah satu instrumen penting KPSP adalah “Formulir KPSP” sesuai umur. Formulir ini berisi 9 - 10 pertanyaan kemampuan perkembangan yang telah dicapai anak. Tanyakan pertanyaan tersebut secara berturutan, sate persatu. Setiap pertanyaan hanya ada 1 jawaban, Ya atau Tidak. Catat jawaban terse-but pada formulir.
  • Jika jumlah jawaban `Ya' = 9 atau 10, perkembangan anak sesuai dengan tahap perkembangannya (S).
  • Jika jumlah jawaban 'Ya' = 7 atau 8, perkembangan anak meragukan (M).
  • Jika jumlah jawaban 'Ya' = 6 atau kurang, kemungkinan ada penyimpangan (P).

REFERENSI:

Semua materi dalam artikel ini, disarikan dari buku Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak 

DokterTaura
I am a pediatrician, writer dan blogger

Related Posts

53 komentar

  1. Makin keren dan gak bikin mata capek.

    Wah anakku usianya 14 bulan dok. Bisa dilanjut nih bikin yang milestone anak usia 6 dan selanjutnya hehe

    BalasHapus
  2. Terima kasih sudah membagi ilmunya dokter, izin bertanya dokter, apabila saat lahir sudah diketahui bahwa lingkar kepala anak kurang dari normal (microcephali), maka secara tidak langsung akan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangannya nggih dokter? Apakah penatalaksanaan awalnya cukup dengan selalu diberikan stimulasi sejak dini nggih dokter?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dilakukan CT scan kepala tanpa kontras. Jika perlu; MRI

      Hapus
  3. Insyaallah... Sabar ya mbak. Postingan yang ini lumayan lama prosesnya. Soalnya ada 4 internal link yg dibuat terpisah "page"

    BalasHapus
    Balasan
    1. oke dok, memang sebaiknya demikian biar tidak terlalu panjang. wah semoga makin konsisten nggih dok dalam menuliskan ilmu2 semacam ini, lebih tenang jika dapat info langsung dari ahlinya

      Hapus
  4. Terimakasih banyak dokter atas ilmunya. Kemudian mohon izin bertanya dokter, jika perkembangan anak tidak sesuai usia, seperti anak belum bisa mengangkat kepala setinggi 45° di usia 6 bulan, selain dilakukan stimulasi apakah ada obat yang dapat diberikan membantu perkembangannya nggih dokter?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang penting lakukan stimulasi sesuai aspek apa yg mengalami keterlambatan. Konsul ke Fisioterapi jika memungkinkan

      Hapus
  5. semakin menarik dokter pembahasannya apalagi bagi calon papa mama muda hehe, dokter jika anak usia 3-6 bulan tidak menunjukan respon kaget ketika ada suara keras apa dipantau dulu perkembangannya atau langsung dilakukan tes pendengaran nggih dok?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa langsung dilakukan tes pendengaran ya

      Hapus
  6. Semakin menarik sekali dokter pembahasannya, izin bertanya dokter, perihal soal potensi genetik tinggi badan pada usia 18 tahun, untuk mengetahui potensi tinggi genetik pada anak bagaimana nggih dokter caranya?? Terimakasih banyak dokter atas ilmunya 🙏🙏

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada rumusnya. Butuh data tinggi badan ayah dan tinggi badan ibu. Coba googling deh

      Hapus
  7. Terimakasih banyak dokter ilmunya sangat menarik dan mudah dipahami, jika anak usia 1-2 tahun kadang mulai susah makan dan berat naik kurang atau susah naik, apa pengaruh ke perkembangannya nggih dokter?

    BalasHapus
  8. Iya, sedikit banyak akan berpengaruh negatif. Yuk semangat...

    BalasHapus
  9. Terima kasih informasinya...
    Reques dok,,, pembahasan tentang stunting ditunggu ... ..hm

    BalasHapus
  10. Dok pingin sharing tentang tinggi genetik anak dong, trs stimulasi biar maksimal mencapai tinggi tsb apa aja?

    Anyway, artikel ini lengkap bgt sampai ada kuisioner skriningnya. Makasih dok.

    Aku tunggu yang untuk 6 bulan ke atas dok...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih mbak Widya... Ditunggu ya. Jangan lupa share artikel ini di komunitas emak2 muda yang punya bayi 0-6 bulan. Biar makin manfaat

      Hapus
  11. nice info dokter!
    saya tunggu perkembangan di usia-usia berikutnya. heheh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih kak Sendy... Nice comment juga nih...

      Hapus
  12. Infonya lengkap pake komplit pak Dokter...
    Jadi ingat dulu anak pertamaku telat mengangkat kepala dok... sempet fisioterapis juga..

    Alhamdulillah atas ijin Allah bisa menejar tumbangnya..

    Terima kasih sharingnya pak Doker...

    Penting banget ilmu kayak gini..biar patokan tumbang anak itu bukan anak tetangga atau tumbang masa kecil ayah bundanya..hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih juga sudah mampir ke blog dokter taura. Semua ortu dan calon ortu harus paham masalah tumbuh kembang anak ya... Makanya teman2 sekompleks suruh baca artikel di blog ini... Wkwkwk

      Hapus
  13. Wohoo mampir ke blog pak Dokter feelnya kayak lagi pantai sambil baca buku ini. Enak banget euy biru-biru.

    Aku jadi refresh lagi tumbang anakku yang 6 bulan disini, anakku naik BB nya emang cuma maks 700an tiap bulannya. Kadang gemesh juga naiknya irit padahal nyusunya kuat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak usah galau bu... Jangan hanya fokus di berat badan. Yang penting perkembangan nya lancar sesuai usia. Ntar kalau galau, ASI nya malah seret lho

      Hapus
  14. Blog ini bakalan jadi favoritnya mama-mama muda. Selain mendapat ilmu, bisa konsultasi dengan dokter yang baik hati juga dimanjakan dengan tampilan blog yang "ngademin".

    Insya Allah kalau sdh bercucu, ngintip ke sini ya Dok? 😉

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mama muda biasanya suka galau kalau ada sedikit masalah dengan bayinya. Apalagi kalo ada yang ngomporin. Bisa gak tidur semalaman gegara mitos.
      Makasih bunda Dina...

      Hapus
  15. Dok, kalau lingkungan tuh bisa mempengaruhi tinggi badan gak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang dimaksud "lingkungan" itu aktivitas fisik? Iya, pengaruh

      Hapus
  16. Seneng banget mampir di blog ini dok. Jadi pingin punya baby lagi :D Aamiin deh^^
    wkkwkk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mom, ayo... Punya baby itu seru lho... Saya sudah 3... Sudah besar2

      Hapus
  17. Pwrlu disimpan nih informasi sangat bermanfaat, insya Allah 4 bulanan lagi istri lahiran. Mohon doanya dok

    BalasHapus
  18. Waaah bersyukurnya ada blog dr anak
    Terimakasih pak taura
    Pak, saya kalau anak udah umur 1th selalu galau, karena berat badan ga naik2, katanya kan kalau 3bulan berturut2 ga naik ada sesuatu
    Nah anak2 saya setiap umur 1th pasti susah naiknya lebih dari 3 bulan
    Apa harus dikonsultasikan dok?

    BalasHapus
  19. BuatSBuat calonacalon ibu dan ibu muda atau yang punya bahy, lerlu bgt simpen artikel ini nih, bener² bermanfaat dan banyak di cari orang ya dok semua ulasannya. Info kesehatan lengkap di blog ini, lengkap dengan data yang akurat juga. Semangat ngeblog lanjuuut.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayah muda, calon ayah dan yang pingin jadi ayah hebat.... Harus baca juga lo kak Junet
      Makasih ya sudah berkunjung ke blog cupu ini

      Hapus
  20. Selalu adem dan penuh manfaat info yang ditulis Pak Dokter. Makasih banyak ya Pak, Semangat terus ngeblognya Pak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih banyak kak Naqi... Semoga istiqomah ya ngeblog nya.

      Hapus
  21. Mantap pak dokter. Penjelasan tumbuh kembangnya lengkap hehe.

    Dok, kalau di sini buat skrining tumbang, pakai age and stage questionnaire (asq-3). Terus waktu usia 9 bulan, anak sy dapat nilai rendah di bagian komunikasinya. Terus dirujuk ke suatu program buat membantu anak mengejar milestonenya. Sayangnya, kayaknya lembaganya lagi kewalahan ngurusin requestnya (karena selama pandemi, semua via telpon). Jadi sampai sekarang blm dapat terapi

    Kalau di Indonesia, tatalaksana buat anak yg perkembangannya tidak sesuai KPSP biasanya gimana, dok?

    BalasHapus
  22. Assalamualaikum dokter. Trimakasih sdh berbagi ilmu . Refresh kembali nih dok.. ttg tumbang.
    Ank saya baru mau masuk usia kronologis 3 bln (bln dpn), usia koreksi mau 1bln.

    Ini ada immatur retina nya dok wktu screening ROP. tdk ada tindakan namun observasi 2 minggu sekali ke Sp.M. bln dpn pas 1 bln usia koreksi kontrol lg..mohon doanya nggih dok, semoga retina yg temporal matur. Yg retina nasal sdh mulai matur bln lalu pas mendekati HPL.

    Krn dilihat dr KPSP, ank saya msh blm bisa menatap wajah sy dok, blm ada kontak mata. Hanya trkadang saja.

    Semoga pas usia koreksi 3 bln KPSP nya trpenuhi semua 🙏🏻

    Sekali lg matur nuwun dok🙏🏻

    BalasHapus
  23. Terimakasih banyak dokter atas ilmunya, artikel yang dokter tulis selalu lengkap dan sangat informatif, orang awam pun mudah untuk memahami. Izin bertanya dokter, saat ini banyak ibu yang juga menjadi wanita karir dan harus meninggalkan anaknya untuk diasuh orang lain (baik oleh kakek/nenek atau pembantu). Seringkali pengasuh di rumah tidak memerhatikan dengan detail mengenai tumbuh kembang anak dan cenderung memanjakan atau mungkin malah menghukum anak ketika tidak ada orangtua. Nah apakah didikan yang bervariasi oleh banyak orang yang konsepnya tidak sama satu dengan yang lainnya ini berpengaruh ya dok terhadap tumbuh kembang anak? Dan sekiranya saran yang tepat untuk ibu yang bekerja bagaimana ya dok supaya tumbuh kembang anak tetap sesuai dengan usianya, karena kadang waktu bermain dengan anak sangat kurang? Terimakasih dokter. Ditunggu artikel menarik lainnya dok

    BalasHapus
  24. menarik dokter pembahasan kali ini, yang ingin saya tanyakan adalah apabila perkembangan anak tidak sesuai usia, apakah ada batasan nggih dokter dalam pemberian stimulus/rangsangan keanak?

    BalasHapus
  25. Terimakasih banyam dokter ilmunya. Artikelnya sangat bagus dan menarik sekali dokter, mohon izin bertanya dokter, saat bayi usia 5 bulan diberikan mainan yg berwarna cerah tapi tidak mengikuti gerak mainannya, apakah perlu dicurigai bahwa bayi mengalami gangguan pada penglihatannya nggih dokter ?

    BalasHapus
  26. Indra Ardiansyah30 September 2021 22.16

    Keren dan lengkap sekali tulisan dokter, Izin bertanya nggih dokter apakah benar gadget pada bayi benar2 bisa mengganggu tumbuh kembang bayi? Kemudian video2 interaktif buat bayi apa bisa membantu stimulasi pada bayi sehingga ibunya dpt melakukan aktifitas lain di rumah? Terima kasih dokter.

    BalasHapus
  27. wah keren sekalii, cukup mudah dipahami oleh para orang tua, ijin ber tanya dokter kalau diberikan stimulasi diatas usianya apakah diperbolehkan ya jika merasa sudah terpenuhi semuanya?

    BalasHapus
  28. Wah informatif sekali dokter, terimakasih banyak. Penjelasannya lengkap dan mudah dipahami. Izin bertanya dokter kalau anak usia diatas 6 thn pemantauan tumbang nya bisa menggunakan apa ya ?

    BalasHapus
  29. Terimakasih dokter atas tambahan ilmunya. Tulisannya selain sangat informatif, juga menarik dan mudah dipahami. Saya menjadi lebih mengerti menganai tumbuh kembang bayi setelah membaca artikel dokter.

    BalasHapus
  30. Terimakasih dokter atas ilmu yang membahas terkait tumbuh kembang bayi. Saya jadi lebih paham karena artikel dokter yang sangat bagus, menarik, ringkas dan tentunya sangat bermanfaat mengenai informasi seputar bayi dan anak.

    BalasHapus
  31. Muhammad Jefri Pasenda25 Januari 2022 07.50

    Alhamdulillah terimakasih banyak dokter. Informasi yang sangat berharga sekali. Apalagi saya punya keponakan yang berumur 4 bulan. Artikel dokter sangat menarik dan ringkas sehingga sangat mudah menerima informasinya. Saya izin share ke grup WA keluarga nggih.

    BalasHapus
  32. Alhamdulillah Dokter atas ilmunya yang sangat bermanfaat khususnya bagi para orang tua maupun calon orang tua. Tumbuh kembang pada usia emas anak memang sangat menentukan nanti proses kehidupan selanjutnya. Dengan informasi yang sudah dipaparkan oleh BLOG DOKTER TAURA, orang tua bisa setidaknya memantau tumbuh kembang anak dan memahami apakah ada keterlambatan tumbuh kembang. Ditunggu ilmu ilmu berikutnya nggih Dokter. Terima kasih 😊

    BalasHapus
  33. Nabil Ikraam Fauzan26 Januari 2022 05.54

    Terimakasih banyak dokter atas ilmu yang sudah diberikan pada media blog ini saya sekarang lebih memahami bahwa tumbuh kembang anak memang seharusnya dipantau dan didukung oleh orang tua sang anak, agar anak dapat maksimal dalam menjalani tumbuh dan kembang semasa belianya

    BalasHapus
  34. Terimakasih banyak dokter, semakin menarik dokter pembahasannya mohon izin bertanya dokter, jika kita menemui bayi dengan usia 6 bulan saat diberikan mainan atau benda yang berwarna menarik (cerah) akantetapi tidak merespon atau mengikuti gerak dari mainan tersebut,hal ini apakah perlu dicurigai nggih bahwasannya bayi tersebut mengalami keterlambatan atau adanya gangguan pada penglihatannya nggih dokter?. Terima kasih banyak nggih dokter atas informasi yang telah disampaikan.

    BalasHapus
  35. Terimakasih banyak dokter, penjelasan yang sangat padat tapi mudah dipahami. Jadi, pertumbuhan dan perkembangan merupakan suatu hal yang berbeda (pertumbuhan : suatu pertambahan bentuk/ukuran fisik yang dapat diukur dengan satuan, sementara perkembangan adalah pertambahan fungsi ke arah yang lebih matang), namun keduanya berjalan bersamaan secara harmonis. Perlu menjadi catatan bagi para orang tua dan calon orang tua, bahwa kecepatan dan pola pertumbuhan tiap usia itu berbeda-beda. Selain itu penting untuk mengetahui bagaimana tahapan perkembangan anak sesuai dengan usianya. Tidak lupa perkembangan yang baik juga datang dari adanya stimulasi. Stimulasi yang diberikan pun sesuai dengan usia anak. Penting juga bagi orang tua untuk memperhatikan prinsip-prinsip bagaimana memberikan stimulai kepada bayi/anak. Semoga ini menjadi ilmu yang bermanfaat untuk semuanya. Sekali lagi terima kasih banyak nggih dokter

    BalasHapus
  36. Terima kasih dokter untuk ilmunya sangat menarik dokter. Ternyata kecepatan pertumbuhan di setiap segmen usia itu berbeda nggih dokter. Terkadang banyak orang tua yang khawatir karena berat badan anaknya tidak bertambah. Berdasarkan pola kenaikan berat badan anak setelah usia 2 tahun rata-rata berat badan anak hanya bertambah 2kg/tahun, sedangkan dari sejak lahir hingga usia 2 tahun, fisik anak tumbuh dengan relatif cepat.

    BalasHapus
  37. Terima kasih dokter atas ilmu yang dipaparkan.
    Memang benar adanya, banyak ibu-ibu yang sering khawatir & membandingkan pertumbuhan anak-anaknya dengan anak lain. Ternyata pertumbuhan dan perkembangan anak itu berlangsung dengan kecepatan berbeda untuk setiap segmen usia. Selain itu nutrisi dan stimulasi adalah hal terpenting yang mempengaruhi tingkat perkembangan bayi atau anak. Dengan nutrisi yang tepat dan stimulasi yang benar, diharapkan anak bisa tumbuh dan berkembang sesuai dengan potensi genetiknya.

    BalasHapus
  38. Alhamdulillah terima kasih banyak dokter atas informasinya. Sangat bermanfaat sekali dokter, apalagi untuk para orang tua yang memiliki anak kurang dari 2 tahun mengingat masih berasa pada usia golden period pertumbuhan dan perkembangan yang begitu pesat. Shingga disaat itu anak perlu mendapat stimulasi rutin sedini mungkin dan terus menerus pada setiap kesempatan untuk mencegah terjadinya penyimpangan tumbuh kembang anak bahkan gangguan yang menetap nggih dokter

    BalasHapus

Posting Komentar