blog dokter taura big ad

PULAU TABUHAN : MALADEWANYA BANYUWANGI YANG MAKIN VIRAL

Sebagai salah satu anggota Ikatan Dokter Anak Indonesai (IDAI), saya berkewajiban untuk mengikuti perkembangan ilmu kesehatan anak terkini. Update keilmuan dan skill ini menjadi salah satu syarat untukbisa memperpanjang SIP (Surat Izin Praktek).

Kebetulan, tanggal 20 - 21 Januari 2023 kemarin, RESNEO Indonesia menyelenggarakan Pelatihan Resusitasi Neonatus di Hotel Ketapang Banyuwangi. Resusitasi neonatus adalah perawatan pada bayi baru lahir dengan gangguan transisi kehidupan, yang awalnya tergantung pada plasenta ibu menjadi proses pernapasan secara independen,

Mendengar nama "Banyuwangi" dan pelaksanaan acara ilmiah di hari Jumat dan Sabtu, tentu saya tidak berpikir panjang lagi. 

Inilah definisi "Sekali mendayung, 2-3 pulau terlampaui". Mengikuti acara ilmiah sekaligus healing bareng keluarga. Satu lagi ... Sebagai seorang blogger dan penulis buku, tentu semua kegiatan akhir pekan ini bisa jadi konten! 

Tiba di pulau Tabuhan dan disambut hamparan pasir putih

Setelah mempelajari info terkini seputar wisata Banyuwangi dan bertanya pada salah satu Editor Freelance yang tahu betul potensi wisata Banyuwangi, saya pun memutuskan untuk mengunjungi pulau Tabuhan dan Pulau Menjangan yang terletak di kawasan selat Bali.Open Trip Wisata Pantai Banyuwangi

Sat-set-sat-set! Kami pun deal dengan program Open Trip ke Pulau Tabuhan dan Pulau Menjangan yang diselenggarakan oleh JAWAXPLORE @jawaxplore, sebuah agen perjalanan wisata yang sangat concern di bidang wisata alam Banyuwangi, the sunrise of Java.

Dengan biaya terjangkau dan fasilitas yang memadai, membuat saya langsung jatuh hati. Bayangkan, hanya dengan 275K per pax, fasilitas yang yang ditawarkan lumayan lengkap:

  1. Kapal standar wisata
  2. Jaket pelampung 
  3. Makan siang
  4. Air mineral
  5. Snorkeling set
  6. Tiket masuk Pulau Tabuhan
  7. Tiket masuk Pulau Menjangan
  8. Guide snorkeling
  9. Dokumentasi dengan GoPro underwater 
  10. Asuransi

Lokasi Pulau Tabuhan

Jika Anda berkesempatan jalan-jalan ke Banyuwangi, maka wisata yang wajib dikunjungi adalah wisata pantai. Banyuwangi memang terkenal dengan wisata alamnya, termasuk pantai banyuwangi dengan segala keunikan dan keindahannya dan juga wisata terbaru Kota Bumi Blambangan yang terkenal sebagai Maladewanya Banyuwangi, yaitu Pulau Tabuhan.

Pasir putih nan bersih, air laut yang jernih adalah nilai jual yang bernilai tinggi

Pulau Tabuhan merupakan pulau kecil yang kosong atau tidak berpenduduk dengan luas sekitar 5 hektar, lokasi pulau berada diantara Pulau Jawa dan Bali, ditengah selat Bali. Lebih tepatnya berlokasi di Desa Bangsring Kecamatan Wongsorejo Banyuwangi Jawa Timur. Jaraknya dengan pusat kota Banyuwangi kurang lebih 20 km.

Untuk bisa mencapai Pulau Tabuhan, wisatawan harus menaiki perahu dari Pantai Watudodol yang lokasinya tak jauh dari Pelabuhan Ketapang. Nama tempat dimana merupakan titik keberangkatan menuju Pulau Tabuhan adalah GWD (Grand Watudodol). Selain tersedia beberapa warung makanan, di lokasi ini juga menyediakan beberapa fasilitas umum yang cukup representatif, seperti kamar mandi, toilet dan mushollah.

Untuk bisa menyeberangi pulau tabuhan dari arah Banyuwangi hanya butuh waktu hingga 45 menit saja. Salah satunya dengan menggunakan perahu bermotor yang hanya mampu menampung 15-20 orang penumpang.

Bersama rombongan lain dari JAVAXPLORE, kami pun berkumpul di GWD dan siap untuk berpetualang menikmati keindahan wisata pantai Banyuwangi. Setelah briefing secukupnya, kami pun segera menaiki perahu yang cukup bersih dan nyaman. 

Akhirnya, petualangan tak terlupakan akan dimulai...

Sejarah Pulau Tabuhan

Dilansir dari laman Wikipedia, secara harfiah, kata "Tabuhan" berasal dari bahasa Suku Using/Osing (Suku asli Banyuwangi) yang memiliki arti musik atau tetabuhan. 

Pulau Tabuhan Banyuwangi adalah Maladewanya Banyuwangi

Konon, bunyi-bunyian itu akibat dari tiupan angin yang cukup kencang dan berisik di daerah tersebut. Pada mulanya, pulau ini digunakan oleh para tentara Jepang untuk mengintai musuh mereka. Tak ayal, di sana juga terdapat sebuah mercusuar peninggalan zaman penjajahan Jepang. Hingga sekarang, bangunan tersebut masih berdiri kokoh dan masih dipertahankan keasliannya oleh pemerintah daerah setempat sebagai salah satu situs bersejarah. 

Pulau Tabuhan pertama kali diperkenalkan ke khalayak ramai pada tahun 2014 dalam sebuah acara selancar layang. Kecepatan angin yang cukup konstan antaran 20-25 knot membuat tempat ini menjadi lokasi bagi selancar layang. Pada tahun 2017 juga pernah dilaksanakan sebuah acara selancar layang internasional yang dihadiri kiter dan wind surfer professional dari 13 negara.

Keindahan Pulau Tabuhan

Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih 45 menit menyeberangi selat Bali dengan perahu kecil, kami pun akhirnya tiba di Pulau Tabuhan. Sebuah perjalanan yang aman, nyaman dan membahagiakan.

Hal pertama yang saya rasakan ketika turun dari perahu dan menginjakkan kaki di pantai Pulau Tabuhan adalah air laut yang jernih hingga kita bisa memandang keindahan dasar laut dengan mata telanjang.

Kedua kaki secara perlahan menginjak pasir di pantai. Saya sengaja tidak mengenakan alas kaki agar bisa merasakan sensasi menginjak pasir pantai yang putih merona. Benar saja, telapak kaki terasa dipijat! Ada sensasi tersendiri yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.

Saya beserta keluarga segera berlarian menuju tepi pantai dan berkejaran dengan ombak yang tidak begitu riuh. 

Pasir pantai yang berwarna putih bersih, dipadu dengan air laut nan jernih kebiruan yang akhirnya menyatu dengan langit yang biru keunguan, Sebuah panorama yang seumur hidup akan selalu dirindukan.

Saya pun segera duduk di atas batu di tepi pantai dengan kedua kaki berselonjor hingga ujung jari kaki menyentuh bibir pantai dan merasakan langsung siraman ombak.

Saya pejamkan mata perlahan. Saya nikmati segarnya semilir angin yang berhembus, bertaut dengan aroma laut yang khas. Sementara itu suara ombak yang mendayu membuat saya makin terhanyut dalam suasana yang syahdu. 

Sungguh sangat memanjakan panca indera kita. 

Bosan dengan lanskap putih-biru, Anda tinggal berbalik arah 180 derajat. Dan nikmatilah hutan alami yang hijau segar. 

Pulau Tabuhan memang sebuah pulau yang tak berpenghuni yang di dalamnya ditumbuhi hutan dengan pepohonan dan tanaman perdu yang lebat. Entahlah, apakah ada binatang yang bersemayam di sana...

Fasilitas di Pulau Tabuhan

Wisata Pulau Tabuhan tampaknya belum banyak dipoles alias masih perawan. Kebersihannya cukup terjaga, dan keindahannya tampak terawat.

Jangan harap menemukan kamar mandi atau toilet di kawasan Pulau Tabuhan, karena Anda tak akan menjumpainya. Demikian juga dengan mushollah. Yang ada hanya warung kecil yang menjual aneka kudapan, gorengan, dan aneka minuman termasuk minuman favorit saya: kelapa muda. Walaupun bukan minuman menu sultan, tapi ssegarnya meyakinkan.

Harapan saya agar Dinas Pariwisata Banyuwangi membenahi dan mempercantik wisata Pulau Tabuhan. Saya yakin jika spot wisata indah ini digarap dengan serius, akan menjadi primadona wisata Banyuwangi, bahkan Jawa Timur.


DokterTaura
I am a pediatrician, writer dan blogger

Related Posts

47 komentar

  1. Wahh ngelihat pemandangannya beneran bikin seger di mata dokter πŸ˜πŸ™
    Selain disuguhkan dengan laut biru, ternyata ada juga panorama hijau dari hutannya, memang terbaik Maladewa nya Banyuwangi ini 😁
    Jadi pengen nyusul berangkat kesana dokter hihi πŸ™πŸ˜

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buruan cuss ke sana, sekalian pulang kampung... Dijamin puas deh

      Hapus
    2. Siap laksanakan dokter hehe 😁😁 sekali mendayung langsung 2 3 pulau terlampaui nggih dokter 😁😁

      Hapus
  2. Ohh pulau ini saya pernah dengar dok tapi terakhir saya ke banyuwangi masih belum sempat kesana hehe. Kalau dilihat dari vidio dokter masih enak tempatnya belum ramai dok. Tapi semoga kedepannya bisa datang lagi kesana dengan fasilitas yang sampun bagus jadi lebih bisa menikmati pantainya dengan lebih tenang dan senang hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa sekalian bulan madu lo Han. Nginapnya di hotel Ketapang... Duh sedap...

      Hapus
  3. Wahh indahh banget dokterrr, sensasi yang benar benar nyaman kalau udah sampai di pantainya, saya sendiri langsung terbayang saat dokter pertama kali menginjakkan kaki di pasir pantai pulau tabuhan, hembusan angin pantai dan aroma khas lautnya, benar sensai yang menurut yang saya sendiri jugah sulit dijelaskan dengan kata- kata, di pantainya jugah fasilitasnya lumayan lengkap dokter ada kamar mandi, toilet, sama musholanya jugah, terbaik memang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe... Saya memang tim pantai, gak suka mendaki gunung, capek! Ke pantai tuh bisa benar-benar refreshing

      Hapus
  4. Damas Tsaniyah Min Rohmatillah2 Februari 2023 pukul 10.18

    Saat mebaca tulisan dokter, saya berasa liburan. Membayangkan angin berhembus dan deburan ombak yang menenangkan sambil minum kelapa muda dipinggir pantai begitu menyegarkan pikiran. Terima kasih dokter atas rekomendasi tempat wiasatanya, yang membuat saya ingin berlibur.

    BalasHapus
  5. Maghfiri Sania Bidari2 Februari 2023 pukul 11.11

    Wahhh mashaallah melihat cerita dokter tentang liburan saya jadi kepingin liburan juga dokter hehe
    Sekarang ini memang bayuwangi lebih berkembang nggih dokter sudah banyak tempat2 wisata yang bagus2 disana. Semoga saya bisa menyusul bisa liburan ke sana dokter setelah stase anak nanti 😁

    BalasHapus
  6. Annisa Tri Andriani2 Februari 2023 pukul 11.15

    Subhanallah, sungguh indah sekali ya dokter. Ternyata keindahan alam di Indonesia tidak kalah dengan luar negeri. Jika ingin ke pantai sekaligus hutan, pulau Tabuhan bisa menjadi pilihan. Sepertinya pulau Tabuhan akan menjadi salah satu tempat yang saya ingin kunjungi nantinya.

    BalasHapus
  7. Healing gratis melalui coretan tangan dr. taura....terimakasih dok, semoga kedepan bisa healing ke Banyuwangi, menyusuri indahnya pulau Tabuhan bersama keluarga tercinta....Indonesia Is Wonderful land

    BalasHapus
  8. MasyaAllah bagusnya.. pengen traveling ke sana dok ke pulau tabuhan. Moga bisa liburan ke Banyuwangi mampir pulau tabuhan buat snorkeling di sana heheh.....

    BalasHapus
  9. sangat indah pemandangan alam di banyuwangi apalagi di tambah pembawaan pengalaman serta foto2 yang amazing dari dr Taura , . sukses dan sehat selalu dok πŸ™

    BalasHapus
  10. MUHAMMAD DWI CAHYONO2 Februari 2023 pukul 14.38

    masyaallah, lihat pemandangan yang indah jadi ingin pergi berlibur ke sana dok. sudah pernah dengar² sih dok, tentnag pulau tabuhan tapi masih belum pernah melihat secara langsung. semoga tahun ini bisa jalan² ke sana. terimakasih dok, sehqt selalu 🀲

    BalasHapus
  11. Terakhir ke Banyuwangi tahun 2014 yang lalu, jadi kangen sama Banyuwangi. Duh, semoga bisa ke sana lagi ya tahun ini πŸ₯ΊπŸ₯ΊπŸ₯Ί

    BalasHapus
  12. Sepaakat. Jalan-jalan mesti jadi konten. Itu sekali jalan ke Banyuwangi pasti bakal jadi banyak sekali konten keren :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dari pada ke luar negeri, ya gak sih... Di Indonesia banyak kok wisata yang rugi kalau gak disinggahi...

      Hapus
  13. Keren nih Pak Dokter, Jalan-jalan ke Pulau tabuhan. Banyuwangi banyak banget wisatanya, utamanya wisata bahari ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mendadak banget sih, Pak. H-5 baru nemu travel agen yang open trip... Gak nyesel deh, bagus banget pantainya...

      Hapus
    2. Dulu kantor ke sana sambil Gowes dari Jember. Jadi bener-bener asik gowes lewat kumitir menuju bali

      Hapus
  14. Wah harus ke sini nih
    Gak nyangka ternyata banyak destinasi wisata yang bisa dieksplor di Banyuwangi
    dan saya suka banget jalan ke pulau2 seperti ke pulau Tabuhan dan pulau Menjangan
    semoga bisa segera terwujud, mumpung sehat ^^

    BalasHapus
  15. Banyuwangi emang keren sih, sayang kami kapan hari ke sana, cuman sebentar di Banyuwangi, Nggak bisa eksplor lebih banyak, padahal banyak banget destinasi wisata yang kece-kece, dengan pemandangan yang luar biasa

    BalasHapus
  16. Wah hemat banget biaya open trip-nya, ya Dok
    Akhirnya sampai juga ke Pulau Tabuhan dengan pantai indah dan hutan alami di Banyuwangi. Cakep bener ini, semoga bisa lebih berkembang dan layak dikunjungi wisata dalam dan luar negeri

    BalasHapus
  17. Saya ngga terlalu suka pantai. Alasannya selain ngga bisa renang, kulit gamang gosong, hehee.
    Tapi kalo lihat senja di sore hari mau bangettt, asal jangan panas-panasan deh.
    Palagi itu pantainya bersih banget, ya. Pasirnya putih berpadu sama langit biru cerah. masyaallaaah....

    BalasHapus
  18. Meskipun foto-fotonya kecil-kecil saya bisa merasakan girahnya berada di pantai yang bersih seperti di Banyuwangi ini. Apalagi pas difoto langitnya cerah. Warna biru dan putih nya sempurna. Banyak memang teman-teman blogger di JaTim yang mempromosikan Banyuwangi. Bahkan ada salah seorang teman yang jadi GM salah satu hotel besar di sana. Aaaahhh mendadak jadi pengen kesana.

    Kapan-kapan main ke timurnya Indonesia Mas. Maluku Utara. Surganya penyuka laut dan pantai plus santapan ikan. Jempol maksimal pokoknya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepakat nih dengan Mbak Annie, penampakan gambar-gambarnya kecil, ditambahain dikit biar gambarnya maksimal, pasti makin berasa liburan virtual ke Pulau Tabuhan Bayuwanginya, tapi tetep, tulisan keren pak dokter ini kerasa banget vibes jalan-jalannya. Mudah-mudahan suatu saat bisa staycation di Bayuwangi dan menyusuri pantai-pantainya yang sangat indah dan masih perawan

      Hapus
  19. pasir putihnya cantik banget, Dok. Berpadu dengan langit biru, jadi latar yang indah untuk foto-foto. Buat yang suka mandi di laut, berkunjung ke sini juga pasti sangat menyenangkan karena bisa berenang dan bermain air laut sepuasnya

    BalasHapus
  20. Sepakat pak Dokter
    Pulau Tabuhan ini emang cantik ya
    Pasti jadi primadona destinasi wisata di Banyuwangi

    BalasHapus
  21. Saya belum pernah ke Banyuwangi. Jadi pengen ke sana. Apalagi ada open trip ya. Mudah mudahan suatu saat bisa ke sana. Aaamiin

    BalasHapus
  22. Pantai Banyuwangi nggak kalah cakep ama bali ya. Bakalan makin viral nih kalau banyak wisatawan yang berkunjung ke sana.

    BalasHapus
  23. Salah satu tempat yang aku aku Explorer kak...banyak banget.juga yg ngepost d reels.. next ada kesempatan nih ke.Banyuwangi.ya

    BalasHapus
  24. Wowww... Cantik banget pantainya. Pantesan viral ya. Lawong indah gitu. Pasti makin hari bakal makin rame nih

    BalasHapus
  25. Adu Du duhhh ... Liat video nya aq jd ingin lari k pantai menikmati indah pemandangan,air nya yg jernih dan suara angin sepoi2 membuat pasir berbisik. Ahh, kapannya k Banyuwangi, pdhl Deket dr kampung halaman. Semoga next terkabulnwishblist q, Aamiin ..

    BalasHapus
  26. Belum pernah trip ke banyuwangi....jadi kepengen iih...sebagai pencinta pantai sepertinya pulau tabuhan harus masuk list tujuan jalan2

    BalasHapus
  27. Hmm Pulau Tabuhan Banyuwangi terletak di tengah Selat Bali tepatnya antara Pulau Jawa dan Bali. Bisa dibayangkan melalui gambar di atas pasti keindahan alamnya bikin tenang. Kekayaan biota laut mampu memanjakan mata. Pasti seru banget ya Dok, terlebih liburannya bareng keluarga.

    BalasHapus
  28. Wah dia pulau yang ciamik dan keren abis. Bisa nih masuk wish list traveling. Tapi, ntah kapan itu dieksekusi hehe

    BalasHapus
  29. Sampai sekarang belum keturutan ke Banyuwangi. Padahal berkali-kali udah direncanakan, tapi belum ada kesempatan. Makasih pak dokter, jadi makin yakin untuk menggagendakan lagi trip ke Banyuwangi.. Liat pantainya fi video jadi pengen juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Segera diagendakan dong... Saran aku kalau mau ke pilau Tabuhan harus via travel wisata ya...

      Hapus
  30. dari foto yang dishare tampak bersih ya pantainya, auto membayangkan semilir angin di pantai, salah satu wisata favorit nih
    baru kali ini saya tahu tentang pulau Tabuhan, masuk wishing list ah, semoga bisa berkunjung ke sana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup betul, harus masuk daftar nomor 1 di wishlist wisata yang akan dikunjungi. Rugi kalo lolos...

      Hapus
  31. Bagi kami yang warga muslim, cukup mempertimbangkan mampir di pulau tabuhan ya pak, mengingat enggak ada WCnya maupun mushollanya, hmmm. Semoga pendapatnya pak taura kelak didengar pemerintah deh, semoga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tinggal atur waktunya aja sih, sama gak banyak minum sebelum berangkat, hehehe...

      Hapus
  32. Cantik sekali Pulau Tabuhan ^^ Dengan 275rb/pack beserta fasilitas yang ditawarkan worth it banget ya Dok. Semoga bisa ke sana suatu saat nanti..

    BalasHapus
  33. nge trip keliling jawa timur adalah salah satu impian saya sebelum lulus pendidikan, jawa timur punya laut, gunung, coban yang bagus bagus , sayang banget kalau gk di kunjungi selama di jatim. pulau taubuhan kayaknya seru nih buat dipake trip , tapi ini bakal masuk ke long trip sih at least butuh 4-7 hari buat berangkat kesana. walaupun secara pribadi saya lebih suka pegunungan , tapi trip rame-rame bersama teman kemanapun seru, apalagi ke pulau yang isinya masih bersih, belum terolah secara rapih, masih hidden gem banget lah punya sensasi yang lebih seruu.

    BalasHapus
  34. Tuhkan benerr, ini pernah muncul di explore ig saya, tapi dibilang kalo disini masih sedikit banyak orang tau karena kuranh di expose, tapi juga ternyata pengelolaan di tempat ini masih belum optimal. Sambil ngumpulin pundi-pundi dulu deh buat siap-siap kesana, biar Indonesia ga punya bali ajaa

    BalasHapus
  35. MasyaAllah, walaupun saya belum pernah kesana, tapi setelah membaca artikel ini saya jadi memiliki gambaran betapa indahnya Pulau Tabuhan. Fasilitasnya juga worth it, bisa menjadi salah satu destinasi yang ingin sekali saya kunjungi dokter.

    BalasHapus
  36. Waah, bisa banget ini jadi wishlist next trip (kalau udah selesai koass yaa dok pastinya hehe).
    Baru sadar juga ternyata banyak tempat di Jawa Timur yang gak kalah oke sama tempat2 wisata yang terkenal2 itu yaa dok.

    BalasHapus

Posting Komentar