blog dokter taura big ad

TUMBUH GIGI: PERISTIWA ALAMI SERING KALI JADI TRAGEDI

Tumbuh gigi bagi seorang anak manusia merupakan peristiwa yang alami yang pasti terjadi pada fase tumbuh kembangnya. Namun demikian, momen ini tak jarang membuat orang tua resah dan galau. Bukan hanya keluhan “Kok anak saya belum tumbuh gigi ya?” tapi juga beberapa keluhan seperti demam, diare, malas minum, rewel yang kerap menyebabkan orang tua membawa anaknya berkonsultasi ke dokter.

tumbuh-gigi-itu=peristiwa-alam

Adalah penting bagi orang tua memahami kapan si kecil akan tumbuh gigi, apa saja gejala dan tanda yang ditimbulkan? Perlukah minum obat-obatan? Bagaimana cara perawatan gigi susu yang benar?

Kapan Tumbuh Gigi Terjadi?

Gigi susu pertama akan tumbuh di usia 4-8 bulan, terkadang hingga usia 15 bulan. Beberapa referensi merujuk usia 6 bulan sebagai rerata timbulnya gigi susu untuk pertama kalinya. Perbedaan usia pertama kali tumbuhnya gigi ini terutama dipengaruhi oleh faktor genetik (keturunan), disamping faktor hormonal (terutama hormon pertumbuhan) dan beberapa sitokin. 

panduan-tumbuh-gigi-pada-bayi

Gigi susu yang pertama kali nongol biasanya adalah gigi depan tengah (central incisor), dimana gigi bawah biasanya labih dulu eksis. Diikuti gigi (lihat infografis) lateral incisors, first molars, canines, second molars. Semua tahapan tumbuh gigi biasanya simetris. Susunan gigi susu ini akan lengkap saat anak berusia 30-36 bulan. Total jumlah gigi susu adalah 20 gigi, terdiri dari 8 gigi seri, 4 gigi taring dan 8 gigi geraham.

Patah Tumbuh Hilang Berganti

Pada usia 5-7 tahun, gigi susu ini akan tanggal satu persatu dan berganti dengan gigi permanen. Pola tanggalnya gigi susu ini mengikuti pola (urutan) yang sama.

urutan-tumbuh-gigi-susu-dan-erupsi-gigi-permanen

Untuk memudahkan ingatan kita, pola tumbuh gigi mengikuti pola "7+4". Pada umur 7 bulan, bayi biasanya tumbuh gigi pertama kali. Pada usia 11 bln (7+4) biasanya anak sudah tumbuh 4 gigi. Usia 15 bln (7+4+4) sudah tumbuh 8 gigi. Usia 19 bln (7+4+4+4) sudah tumbuh 12 gigi. Usia 23 bln (7+4+4+4+4) sudah tumbuh 16 gigi. Dan usia 27 bln (7+4+4+4+4+4) sudah tumbuh 20 gigi.

Gejala Tumbuh Gigi

Gejala dan tanda yang diakibatkan proses fisiologis ini umumnya bersifat ringan. Secara garis besar, dibedakan menjadi gejala lokal dan gejala sstemik.

Gejala LOKAL meliputi pembengkakan dan atau kemerahan pada gusi, iritasi, sering menghisap jempol, timbul gerakan menggigit-gigit (biting) maupun gerakan menghisap (sucking), dan gerakan menggosok-gosok gusi, kadang menggosok-gosok telinga

Sedangkan gejala SISTEMIK meliputi: nafsu makan/minum susu menjadi menurun, gangguan tidur, nyeri, anak jadi rewel, peningkatan produksi air liur hingga ngeces atau drooling, demam, diare, dan pilek. Terkadang disertai timbulnya rash kemerahan di wajah

Perlukah Obat-Obatan Untuk Meredakan Gejala Tumbuh Gigi?

Karena gejala yang diakibatkan proses tumbuh gigi ini pada umumnya TIDAK berat, beberapa pakar menyarankan untuk tidak diberikan obat-obatan. Jika nyeri akibat tumbuh gigi ini membuat bayi Anda rewel dan sulit tidur, pemberian paracetamol dengan dosis sesuai anjuran dokter, bisa dipertimbangkan.

Pemberian obat anestesi lokal dalam bentuk salep atau gel, semacam lidocaine atau benzocaine, TIDAK direkomendasikan diberikan pada rongga mulut untuk mengurangi nyeri akibat tumbuh gigi.

Tips Atasi Gejala Tumbuh Gigi

Berikut beberapa cara non-pharmacological yang bisa mengurangi gejala akibat tumbuh gigi
  1. Cooling (Pendinginan)
  2. Menggigit atau mengunyah “teether” atau teething ring yang sebelumnya sudah didinginkan di lemari es (bukan freezer)
  3. Menggigit atau mengunyah handuk kecil/ waslap yang sudah di basahi dandidinginkan di lemari es
  4. Selain teether dan waslap, bisa juga menggunakan buah-buahan seperti apel, wortel atau ketimun
  5. Kompres dingin pada gusi tempat akan tumbuhnya gigi
  6. Pemijatan halus pada gusi dengan menggunakan jari

Tips Perawatan Gigi Bayi

Perawatan gusi dan gigi bahkan sebelum gigi bayi tumbuh merupakan hal yang penting karena walaupun bakteri di dalam mulut tidak dapat merusak gigi sebelum gigi tumbuh, tetapi tumbuhnya gigi pertama kali tidak dapat diprediksi.

Berikut beberapa TIPS perawatan gigi bayi

  1. Sebelum gigi pertama bayi muncul disarankan membersihkan gusi dengan membungkus telunjuk ibu dengan memakai sehelai kain kasa steril atau sapu tangan yang dibasahi. Tidak perlu menggunakan pasta gigi, cukup gosok secara lembut gusi bayi dengan jari telunjuk ibu yang sudah dibalut kain selama bayi mandi.
  2. Saat usia bayi mencapai 6 bulan, biasanya gigi sudah mulai tumbuh. Saat ini bersihkan gigi bayi anda dengan sikat gigi khusus yang mempunyai ujung kecil dan bulu halus. Bubuhkan pasta gigi yang mengandung fluoride seukuran sebutir beras atau hapusan tipis untuk menghindari pemberian fluoride yang terlalu banyak. Tidak perlu dibilas dengan air karena bayi belum bisa berkumur dan hanya sedikit pasta gigi yang digunakan. Disarankan melakukan kegiatan ini dua kali sehari didampingi oleh orang tua
  3. Pasta gigi yang disarankan adalah yang mengandung fluoride karena terbukti dapat melindungi enamel dari karies gigi dan pembusukan. Namun harus diperhatikan supaya pasta gigi tidak sampai tertelan. Menurut WHO, diperkirakan anak yang menelan pasta gigi berkontribusi menambah kandungan fluoride di dalam tubuh sebesar 0,50-0,75 mg/hari. Walaupun memiliki efek menguntungkan, kadar fluoride berlebihan yang terserap di dalam tubuh dapat memberi efek negative antara lain: dental fluorosis. Dental flurosis merupakan gangguan bentuk gigi akibat asupan fluoride yang berlebihan yang terjadi selama masa perkembangan. Karakteristik dental fluorosis berupa bercak keputihan di enamel gigi yang lama-kelamaan dapat berubah warna menjadi kekuningan, kecoklatan sampai hitam dan pada kasus yang parah dapat merusak struktur gigi. Menurut WHO, konsentrasi fluoride yang tinggi, lebih dari 10 mg, berhubungan dengan angka kejadian dental fluorosis. Sementara kadar flouride yang terlalu rendah, kurang dari 0,1mg, berhubungan dengan peningkatan angka kejadian karies gigi. Dental flourosis merupakan masalah kosmetis, walaupun begitu kejadiaannya sangat jarang disebabkan oleh kadar flouride yang terakumulasi hanya terjadi pada enamel yang sedang berkembang, sehingga dental flourosis hanya terjadi pada anak
  4. Ajaklah bayi/anak Anda ke dokter gigi setidaknya setahun sekali

REFERENSI


DokterTaura
I am a pediatrician, writer dan blogger

Related Posts

10 komentar

  1. Kalau tumbuh gigi gejala khas di anak2 demam dok. Tapi kalau giginya yang tumbuh itu pas geraham, selain demam itu rewelnya luar biasa, sampe berhari2. Huhu. Makasih dok untuk tips perawatan giginya. Terutama insight tentang flouridenya.

    BalasHapus
  2. Informasi yang sangat bermanfaat dokter, saya jadi mendapatkan ilmu mengenai cara mengatasi gejala anak yang sedang tumbuh gigi dan perawatan gigi sebagai bekal nanti menjadi calon ibu dokter

    BalasHapus
  3. Ketika membaca judul tentang tumbuh gigi jadi teringat kata orang2 sepuh di kampung saya dokter. Katanya kalau yang patah gigi bawah harus dilempar ke atas dan sebaliknya biar cepet tumbuh. Terimakasih dokter atas ilmunya, izin share nggih dokter

    BalasHapus
  4. Sangat informatif sekali dokter, jadi inget ponakan kalau mau tumbuh gigi pasti demam dulu, izin share nggih dokter

    BalasHapus
  5. Tips nya sangat bermanfaat dok,
    Saya baru tahu klau tips cara tumbuh gigi, caranya mudah

    BalasHapus
  6. Seringnya pas tumbuh gigi geraham demam Dok

    BalasHapus
  7. Tumbuh gigi ada polanya ya dok. Boleh tanya dok? Kenapa polanya mulai dari angka 7 kemudian plus 4? Serius tanya dok.

    BalasHapus
  8. wahh alhamdulillah dapat tamabahan ilmu lagi, baru tau ternyata pertumbuhan gigi anak ada polanya nggih dok, tips terapi non farmakonya menarik perhatian saya dokter, g melulu langsung dikasih obat ketika anaknya rewell, nice informasi dokter.. barakallah

    BalasHapus
  9. Informasi yang sangat bermanfaat dokter, saya baru tahu info tentang seputar gigi, cara mengatasi gejala sedang tumbuh gigi dan cara merawat gigi, terlebih caranya mudah. informatif sekali dokter.

    BalasHapus
  10. Catatan penting ntar kalau Bunda jadi eyang... Insya Allah

    BalasHapus

Posting Komentar