blog dokter taura big ad

TIPS DAN TRIK MELATIH ANAK PUASA

Tak lama lagi, bulan ramadhan tiba, bulan yang kita tunggu-tunggu karena merupakan bulan penuh pengampunan, penuh keberkahan dan bulan dimana pintu surga dibuka dan pintu neraga ditutup. Bulan ramadhan adalah bulan yang sangat istimewa, bukan saja karena pahala dilipatgandakan pada bulan ini, namun juga bulan yang penuh kenangan. Ya, kenangan masa kecil tentang keseruan mengisi waktu menjelang berbuka puasa, kegiatan setelah sholat subuh berjamaah, juga aktivitas setelah sholat tarawih. Anak puasa itu memang seru kan? Ada saja hal yang sulit dilupakan.

Ajari anak puasa sejak dini, sejak anak usia 7 tahun.

Saya sendiri punya kenangan masa kecil di bulan puasa yang sangat memorable. Orang tua saya dulu melatih anak puasa sejak umur 7 atau 8 tahunan. Saya masih ingat betul bagaimana rasanya puasa di hari pertama saat kelas dua SD dulu. Antara ashar menuju maghrib merupakan masa-masa yang sangat menyiksa. Perut lapar dan haus, badan lemas, serta kepala pening. Hampir pingsan rasanya. Untung ibu saya selalu menguatkan dan memberi semangat akan besarnya pahala puasa. Tidur menjadi senjata utama dalam mengisi waktu menanti azan maghrib berkumandang.

Berbeda pula pengalaman rekan saya, Pak Yonal Regen yang mulai puasa sejak umur tujuh tahun. Saat yang paling berkesan adalah saat menjelang lebaran, dimana hadiah baju baru selalu disiapkan oleh ibunda tercinta sejak malam sebelum lebaran dan bahkan disimpan di dekat tempat tidur. Ini membuat teman sefrekuensi dengan saya ini merasa termotivasi untuk puasa penuh sepanjang bulan ramadhan tanpa pernah mokel atau godin.

Anugerah Terdahsyat

Dianugerahi kesempatan, iman dan kesehatan yang prima sehingga bisa menjalankan puasa ramadhan tahun ini, adalah suatu anugerah terdahsyat dari-Nya, maka sudah sepatutnyalah kita tidak menyia-nyiakan waktu selama sebulan penuh.

Bisa menjalankan puasa penuh di bulan Ramadhan bukanlah suatu hal yang mudah, mengingat aktivitas kita dan segala godaan yang terpajang nyata di depan kita. Karenanya, berpuasa itu butuh latihan sejak kecil. Sejak dini sebaiknya ajari dan latih anak puasa.

Sejatinya puasa adalah proses. Tidak saja proses bagaimana kita memaknai arti dan hakikat puasa, namun juga sebuah proses latihan bagaimana menjalani puasa dengan baik tanpa tergoda bujuk rayu duniawi. Ini butuh waktu yang panjang. sejak masa kanak-kanak sebaiknya dikondisikan bahwa anak puasa itu penting dan harus dijalani dengan niat hanya karena mengharap ridho Allah SWT. Bagaimana caranya? Adakah tips dan triknya? 

Anak Puasa dari Sudut Medis: Amankah?

Pengertian puasa adalah tidak mamasukkan sesuatu (makanan dan minuman) melalui mulut sejak waktu imsak hingga terdengarnya azan Maghrib. Di Indonesia, antara imsak dan azan maghrib berlangsung antara 10-12 jam. Sepanjang waktu itu, bagaimana tubuh seorang anak bisa bertahan, sementara makan yang dimakan hanya bisa mempertahankan kadar gula darah selama 4 jam?

Ternyata setelah 4 jam, yang dilakukan oleh tubuh adalah memecah cadangan energi yang ada dalam hati. Dalam kurun waktu 16 jam sejak terakhir kita makan, tubuh akan memecah lemak dan protein untuk tetap mempertahankan kadar gula dalam darah dan mempertahankan metabolisme tubuh.

Jadi kesimpulannya, secara medis anak puasa selama 10-12 jam itu aman dan tidak dapat membuat tubuh terganggu. Tubuh akan melakukan adaptasi dengan baik yaitu dengan menggunakan cadangan yang ada, serta memperlambat metabolisme.

Dalam kurun waktu 16 jam sejak terakhir kita makan, tubuh akan memecah lemak dan protein untuk tetap mempertahankan kadar gula dalam darah dan mempertahankan metabolisme tubuh.

Umur Berapa Sebaiknya Anak Puasa?

Secara medis maupun syariat islam, tidak ada patokan atau standar khusus, mulai kapan seorang anak kita latih untuk berpuasa.

Mengacu sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad, Abu Dawud dan At-Tirmidzi yang artinya “Perintahkanlah anak kecil untuk sholat jika telah berumur 7 tahun. Apabila dia telah berumur 10 tahun, perintahkanlah mereka dengan pukulan”

Sebaiknya kita ajari dan latih anak puasa sejak umur 7 tahun. Tentu saja dilakukan secara bertahap dan kita lakukan pendekatan secara persuatif serta menjauhkan diri dari “pemaksaan kehendak”

Beberapa hal berikut mempengaruhi awitan seorang anak tertarik atau mulai berlatih puasa, antara lain:

  1. Lingkungan sekitarnya (keluarga, sekolah, teman sepermainan, lingkungan sekitar rumah dll). 
  2. Teladan yang dicontohkan oleh orang dewasa di dalam lingkungan rumahnya (ayah, ibu, kakak, nenek, kakek dll) 
  3. Motivasi yang timbul dari diri anak sendiri.

Lakukan Pendekatan yang Persuatif

Seorang anak mungkin bertanya, kenapa kita harus puasa? Atau kenapa kita harus menahan lapar dan haus, sementara makanan dan minuman tersedia di rumah? Atau pertanyaan kritis nan lugu, khas kanak-kanak.

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan diatas, pilihlah jawaban yang bijak yang mudah dimengerti oleh anak, misalnya: “Puasa itu sebenarnya hanya mengubah atau memindahkan jadwal makan saja kok, tujuannya untuk mengistirahatkan organ pencernaan (terutama lambung) setelah selama 11 bulan penuh bekerja keras untuk mencerna segala makanan dan minuman yang kita konsumsi, non-stop”.

Atau berikan jawaban “Puasa itu hukumnya wajib bagi umat islam, sama halnya dengan sholat 5 waktu. Saat kita merasakan haus dan lapar, kita diingatkan bahwa rasa itulah yang juga dirasakan oleh orang-orang fakir miskin dan anak yatim piatu”

Ada kalanya seorang anak butuh booster supaya semangat dan patuh menjalankan ibadah puasa. Untuk itu kita bisa memberikan iming-iming hadiah (reward) kepada anak, manakala si anak berhasil menjalankan puasa sebulan penuh. 

Saat lebaran tiba, penuhilah janji memberikan hadiah tersebut, jangan sekali-kali membohongi anak karena berdampak negatif dimasa yang akan datang. 

Belanja bersama anak untuk persiapan buka dan sahur adalah cara melatih anak puasa
Melibatkan anak dalam menyiapkan sahur dan buka
adalah salah satu tips melatih anak puasa.

Perubahan Pola Tidur

Pola tidur pada saat bulan puasa, tentu mengalami perubahan dibanding hari biasa. Untuk itu orang tua mesti pintar mengatur jadwal tidur buat si kecil. Siang hari setelah sholat zuhur, ajak si kecil tidur siang. Setelah menjalani sholat tarawih hendaknya langsung tidur agar tidak kesulitan untuk bangun saat waktu sahur tiba.

Salah satu godaan terberat bagi seorng anak dalam menjalankan puasa adalah rasa haus dan lapar terutama saat siang dan sore hari. Untuk itu kita harus mengatur strategi untuk mengantisipasinya. 

11 Tips Melatih Anak Puasa

Berikut adalah tips menjalankan puasa bijak bagi Anak:

  1. Berikan pengertian yang logis dan persuatif kepada anak tentang makna berpuasa.
  2. Batasi aktifitas fisik seperti berlari, bermain sepak bola dll. Pilih permainan dengan aktivitas fisik yang minimal, misalnya membaca, menonton TV (pilihkan acara yang edukatif sesuai umur anak), main monopoli, dll. Perhatikan aturan bermain gadget bagi anak. Ingat, gadget berpengaruh buruk bagi tumbuh kembang anak.
  3. Saat sahur, berikan si kecil makanan yang tinggi serat (buah, sayur, gandum, biji-bjian, kacang-kacangan) untuk memberikan rasa lapar yang tahan lama. Selain itu berikan anak makanan tinggi protein (telur, daging tanpa lemak, tahu, tempe dll) dan susu yang tinggi kandungan kalsium dan vitamin D.
  4. Hindari makan makanan yang tinggi zat gula karena hanya akan memberikan rasa kenyang sesaat kemudian akan merangsang timbulnya rasa lapar.
  5. Batasi juga makanan yang asin karena mengandung tinggi natrium yang akan menyebabkan anak merasa haus.
  6. Saat berbuka puasa, hindari makan makanan dalam porsi yang berlebihan. Sebaiknya setelah minum air putih dan makan kurma, berikan anak kudapan ringan sesuai kesukaannya. Makan malam yang sesungguhnya sebaiknya dilakukan setelah sholat maghrib. Prinsipnya : bertahap dan ada jeda antara berbuka puasa dan dinner.
  7. Pilihkan kudapan yang teksturnya lembut dan berair serta aman. Hindarkan (minimalkan) kudapan jenis “gorengan” makanan yang bertekstur keras, karena akan memaksa organ pencernaan untuk kerja keras.
  8. Beberapa jenis makanan yang sangat dianjurkan saat sahur dan atau buka puasa adalah kurma, sup, sayur-sayuran dan buah-buahan. Minum air putih juga harus dalam jumlah yang cukup, yaitu 6-8 gelas sehari. Sebaiknya air putih dengan suhu setara suhu ruang atau suhu tubuh
  9. Hindari makanan yang serba “ter”, misalnya terlalu pedas, terlalu manis, terlalu panas, terlalu dingin dll
  10. Makan sahur sebaiknya dilakukan 30-45 menit menjelang waktu imsyak
  11. Ajari anak untuk berbuka dengan santai, jangan tergesa-gesa

Tips Ajaib Agar Anak Tidak Susah Dibangunkan Saat Sahur

Selain rasa haus dan lapar, godaan puasa bagi seorang anak adalah sulitnya bangun sebelum subuh untuk makan sahur. 

Berikut beberapa tips agar anak mau makan sahur dengan nyaman:

  1. Berikan pengertian kenapa kita harus makan sahur. Ingat: sahur adalah salah satu sunnah berpuasa, sebagaimana sabda Rasulullah SAW: “Bersahurlah karena dalam sahur terdapat berkah”
  2. Tidur lebih awal: Durasi tidur yang cukup disertai kualitas tidur yang baik, akan memudahkan anak-anak bangun untuk makan sahur. Setelah melaksanakan shalat tarawih dan tadarus, sebaiknya anak segera tidur (sebelum pukul 10 malam). Selain membimbing anak-anak tidur cepat, peran ortu adalah membacakan dongeng pengantar tidur. Cerita seputar 25 rasul atau kisah perjuangan Nabi Muhammad SAW beserta para sahabat dalam menegakkan syiar islam, bisa dijadikan topik cerita.
  3. Pasang alarm dengan nada yang menarik perhatian anak, misalnya suara doraemon, suara Boboboy, suara Ipin/Upin, suara spongebob atau suara tokoh kartun favorit anak, sehingga akan membuat anak segera terbangun
  4. Libatkan si kecil dalam menyiapkan menu makan sahur, mulai dari memilih menu, belanja bahan makanan, memasak hingga menyiapkan makan sahur sehingga anak makin bersemangat untuk sahur.
  5. Sediakan selalu makanan baik itu menu utama maupun kudapan yang menjadi makanan favorit anak, tentu dengan pertimbangan utama: nutrisi dengan gizi seimbang.
  6. Bisa dicoba metode pemberian reward jika anak ikut makan sahur, minimal pujian dan kecupan sayang dari kedua orang tuanya. 
    Semoga puasa ramadhan kita penuh berkah dengan melatih anak puasa

Jadi, untuk mengajari dan melatih anak puasa, bukan perkara gampang. Butuh strategi, tips dan trik untuk menjalaninya dengan penuh suka cita. Saat tumbuh dewasa kelak, anak-anak kita akan dengan mudah menjalani puasa ramadhan. Segala aktivitas saat anak puasa, juga akan menjadi kenangan indah yang akan diwariskan pada generasi berikutnya.

Bismillahirrohmanirrohim, semoga upaya kita dalam melatih anak puasa, dimudahkan oleh Allah dan ibadah kita semua selama bulan ramadhan tahun ini diterima oleh allah SWT. Aamiin.


DokterTaura
I am a pediatrician, writer dan blogger

Related Posts

42 komentar

  1. Tips dan triknya bisa nih Dok, saya praktekkan ke anak2 ketika bulan Ramadhan tiba. Pelan2 dr usia Omar 5 th sudah mulai kami perkenalkan puasa sesanggupnya dia heheh. Nah th ini katanya mau coba puasa full, tp kami tidak memaksakan tergantung kuatnya dia saja. Tks sharenya ya Dok.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul Mbak Laila. No paksa-paksa, pendekatan persuasif ditambah iming-iming reward, lebih elegan...

      Hapus
  2. Betul sekali. Dengan membiasakan kita mendidik anak belajar puasa sejak kecil, insyaallah sampai kelak anak dewasa ia akan terbiasa. Yg penting orang tua harus jadi contoh terbaik.
    Jangan sampai suruh anak puasa, eh bapaknya tidak.
    Seorang ibu yg sedang berhalangan pun menyembunyikan kalau sedang "membatalkan" puasanya di depan anak. Menjaga semangat sampai ia mengerti sendiri kalau perempuan ada hal yg tidak mewajibkannya puasa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih kak sharing nya. Mendampingi anak puasa memang sesuatu ya... Memorable banget! Gak akan terlupa...

      Hapus
  3. Tak terasa sudah mau puasa lagi. Tipsnya bisa digunakan sebagai semangat buat anak-anak ini. Alhamdulillah tahun kemarin mereka berhasil sampai maghrib. Semoga tahun ini bisa sampai maghrib lagi dan semangat menjalankan ibadah lainnya juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga semangat nya ular ke semua anak-anak di kompleks ya... Seru pasti kalau di masjid penuh anak-anak...

      Hapus
  4. Anak saya dulu puasa pas udah masuk SD, karena semua temannya puasa, jadinya dia ikutan puasa, awalnya sih setengah hari aja, lama-lama jadi seharian penuh.
    Bentar lagi puasa nih, semoga adiknya mau ikutan kakaknya belajar puasa :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tuh kan,,, lingkungan itu pengaruhnya besar bagi anak. Alhamdulillah ya, semoga si kecil juga tak mau kalah sama kakaknya....

      Hapus
  5. Tipsnya bermanfaat sekali dok, insyaalloh tahun ini anak saya yang usianya masih 6 tahun mau saya latih biar ga kaget nantinya ketika ramadhan tiba. kebetulan anak saya juga sekolah di TKIT jadi saat ramadhan, catering sekolah ditiadakan agar anak anak latihan puasa di sekolah. Terkadang anak saya juga ikutan nemenin saya sahur saat puasa senin kamis dok. Jadi insyaalloh bisa menjadi sedikit latihan ke anak anak sebelum ramadhan datang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. MasyaAllah, semoga menjadi keluarga yang sakinah mawaddah wa rohmah

      Hapus
  6. Wah iya, benar banget nih
    Sebentar lagi puasa.
    Saatnya mulai mengajak anak belajar puasa.
    Terima kasih atas tipsnya ya dok

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat ya mbak... Hal-hal kecil yang sebaiknya dilakukan sebagai penyempurna puasa, harus juga mulai dibiasakan ya

      Hapus
  7. Puasa tidak terasa ya sudah dekat. Anak-anak yang sudah terlatih berpuasa dari kecilnya kelak akan disiplin menjalankan ibadah puasanya hingga besar.Terimakasih dok sudah berbagi tips dan trik melatih anak berpuasa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih mbak Denise. Walaupun Mbak Denise gak merayakan, tapi tetap menyemangati kita semua ya... Sehat terus ya mbak

      Hapus
  8. Semoga kita semua dipertemukan dengan bulan Ramadhan yang sebentar lagi dan dapat menjamunya dgn hidmat ya, Dok.
    Saya dulu termasuk tim emak2 yg menyekolahkan anaknya dr usia play group. Kebetulan sekolah Islam, sehingga sangat terbantu sekali dgn pengenalan dan latihan puasa pada anak dr usia dini. Lingkungan sangat besar pengaruhnya utk anak2. Di lingkungan yg lama, bahkan puasa sunnah di hari besar hal yg biasa dilakukan, tp saat pindah ke lingkungan baru saat kelas 2 SD, anaknya hanya terbiasa dgn puasa wajib bulan Ramadhan aja. Terima kasih tipsnya dok.

    BalasHapus
  9. Saya pun sudah sounding ke anak-anak, bahwa awal April sudah mulai masuk bulan ramadhan, jadi mesti siap-siap buat puasa lagi.

    Satu lagi tipsnya menurut saya, orang tua, terutama ibu mesti "tega". Soalnya pengalaman nih dari ibu saya dan juga beberapa teman. Lihat anak saya nampak lemas/lesu karena puasa, ibu saya menawari cucunya buat puasa setengah hari aja. Untung anak saya menolak dan tetep semangat pengen puasa sehari penuh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju, Mbak Nanik. Orang tua harus "tega" dalam arti positif. Selain iyu juga harus saling menjaga komitmen ya..

      Hapus
  10. Anak-anak saya karena bersekolah di Al-Azhar jadi sudah terbiasa berpuasa full sehari penuh sejak kelas 1 SD. Dan alhamdulillah tidak ada yang rewel atau drama queen selama berpuasa. Begitupun saat sahurnya. Mereka malah excited. Dua hal yang saya lakukan adalah menanyakan apa yang ingin mereka makan saat sahur dan berbuka, plus memberikan hadiah sebagai imbalan mereka mau berpuasa. Yah setidaknya sampai mereka sadar bahwa berpuasa itu adalah murni ibadah.

    BalasHapus
  11. nah pas banget dibahas dokter Taura

    dulu, anak saya nomor 3, pingin banget ikut puasa

    sayang, makannya luamaaaa banget, bisa 3 jam!

    kebayang waktu sahur yang mepet

    terpaksa dia makan seadanya

    sampai sekarang saya takut dia kurang gizi

    dan saya cuma bisa menghibur diri, toh puasa cuma sebulan, gizi bisa dikejar di bulan2 lain

    BalasHapus
  12. Tips nya ada beberapa yang sudah dilakukan buat ponakan daku, Alhamdulillah dia senang diajak puasa.

    BalasHapus
  13. Anakku mulai puasa full saat usia 8 tahun. Dan di awal-awal puasa, waktu pukul 4-5 sore adalah waktu penuh ujian baik untuk anak maupun untuk kami orang tuanya, soalnya sepanjang jam tersebut anaknya ngeluh terus, dan udah pengen buka puasa. Syukurlah suami bisa memberi pengertian hingga anak bisa bertahan sampe jam 6 sore

    BalasHapus
  14. alhamdulillah ya anak-anak kalau dilatih akan terbiasa dan tentunya reward puasa itu tetap kami berikan agar anak2 jadi makin semangat berpuasa.

    BalasHapus
  15. anakku alhamdulillah sudah terbiasa puasa, dari jaman balita dan preschool sudah diajarin puasa sih, jadi terbiasa, memang harus fun jadi anak pun happy puasanya

    BalasHapus
  16. Pak Dokteeeerrrr, selalu kasih tips keren nih. Tak share ke kakakku buat diaplikasikan ke ponakan ya Pak. Sehat selalu pak dokterrr

    BalasHapus
  17. Dapat kosa kata baru nih dari pak dokter: Mokel. Di sini lebih dikenal dengan godin. Alhamdulillah kita dulu straight-straight aja ga pernah mokel, mudah-mudahan putra-putri kita pun yang akan belajar shaum di bulan Ramadan, bisa menjalankannya dengan penuh kesabaran dan keikhlasan dan semoga kita sebagai orang tuanya dapat membimbing mereka dengan penuh kesabaran juga. Aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin... Semoga segala amal ibadah kita selama bulan ramadhan nanti, diterima oleh Allah dan dilimpahi berkahNya

      Hapus
    2. Auto nyari google arti mokel dan godin

      Hapus
    3. mokel atau godin itu membatalkan puasa secara sengaja

      Hapus
  18. gak kerasa bentar lagi menjelang bulan ramadhan, aku juga mulai kepikiran buat mengenalkan anak puasa, setidaknya biar tahu dulu aja..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Prinsipnya harus bertahap ya mom... jangan terlalu berambisi... yang penting anak tahu dulu kenapa harus puasa

      Hapus
  19. Ah iya, sebentar lagi puasa ya. Alhamdulillah 3 anakku udah terbiasa puasa. Yang bungsu nih yang masih rada susah. Udah 7 tahun padahal. Tahun lalu masih sampai jam 12 siang. Semoga tahun ini udah bisa tamat sampai maghrib. Tapi dia sih udah gak sabar nunggu bulan Ramadhan. Katanya kepengen puasa penuh. Diajak sama gurunya katanya. Jadinya bakal malu kalo gak tamat.

    BalasHapus
  20. Iya nih, PR banget membiasakan anak puasa. Harus dikasih pengertian dan janji reward jika berhasil. Belum lagi bangunin pas sahur juga butuh ekstra kesabaran. Untung baca tipsnya, jadi tahu strategi lainnya.

    BalasHapus
  21. Kesiapan psikologi dan bekal agama menjadi pelengkap bahwa berpuasa adalah salah satu ibadah bagi muslim tentunya. Menyenangkan orang tua menjadi telasan buat anak

    BalasHapus
  22. Masha Allah dok, lagi butuh banget artikel ini buat ancang-ancang ngajarin si kakak puasa. Sempet galau rekan lain anaknya dah pada puasa. Anakku usia 5 tahun belum bisa. Tapi jadi makin mantap baca ini untuk segi usia kesiapan, ritme tidur dan tips-tip lainnya :)

    BalasHapus
  23. Pas bgt nih dok, jadi lebih paham bgmna puasa dri sisi medis buat anak.
    Biasanya anak paling semangat ikut sahur, walau belum ikut puasa krna usianya masih 3thn

    BalasHapus
  24. Jadi inget puasa waktu kecil dulu. Lingkungan dan teman bermain di rumah emang ikut berpengaruh. Dulu anak-anak yang bahkan belum berusia 7 tahun aja udah mulai puasa meski serinngnya tengah hari udah buka. Kayak saya yang waktu itu makan kolak dari kulkas diam². Heuheu

    BalasHapus
  25. benar banget dok, saat puasa antara ashar dengan Maghrib sungguh menyiksa ya. jadi ingat mas kecil, awal belajar puasa perut sakiiiit. So far, tips yang dibagikan bisa banget buat referensi anak Lanang besok kalau sudah waktunya. thanks dok, semoga pas diusia 7th nanti anak sudah mau diajak belajar puasa

    BalasHapus
  26. Melatih anak untuk berpuasa memang bukan hal yang mudah. Tapi bisa dicoba dulu. Tipsnya sangat membantu para bunda nih, Pak Dokter. Makasih banyak Pak dokter. aku share ke temen2 yaa

    BalasHapus
  27. Boleh dicoba nie bagian alarmnya, memang PR banget sampai sekarang bangunin anak-anak. Trial dl ah ini tips nya.

    BalasHapus
  28. Waaah, para mamah muda yang masih galau anak-anak mulai usia berapa bisa dibiasakan puasa harus baca artikel ini sih.

    BalasHapus
  29. Masya Allah, tips yang luar biasa ini Dok. Sangat lengkap dari strategi hingga implementasinya. Paling suka adalah menu-menunya, jadi punya pandangan buat anak-anak.

    BalasHapus
  30. wah menarik sekali nih, aku pribadi dulu malah gak ingat kapan awal belajar puasa hahahaha ..tapi untuk anak2ku sepertinya11 tips di atas bisa nih diadopsi.

    BalasHapus

Posting Komentar