blog dokter taura big ad

TIPS MENYUSUI DAN PUASA BAGI IBU MENYUSUI

Ada pesan masuk via Whatsapp, dari sahabat saya, owner Deeva Collection:

[Dok, istri saya baru melahirkan. Saat ini bayi saya umur 1,5 bulan]

[Sebentar lagi Bulan Ramadhan, amankah istri saya puasa sementara menyusui jalan terus?]

Menyusui dan puasa bagi seorang busui menjadi dilema, dua-duanya merupakan aktivitas penting yang sayang untuk dilewatkan. 

Tips menyusui dan puasa bagi Ibu menyusui

Mari kita kupas tuntas beberapa tips menyusui dan puasa agar kedua kegiatan sarat makna itu berjalan dengan harmonis, tetap sehat dan aman.

Pilih Mana: Tetap Menyusui atau Puasa?

Menyusui dan berpuasa adalah dua kegiatan yg sarat makna, dan sangat sayang untuk dilewatkan. Menyusui sudah tidak diragukan lagi betapa besar manfaatnya, bukan saja utk bayi, tapi juga utk bunda dan ayahnya.

Berpuasa di bulan Ramadhan merupakan kewajiban bagi semua mukmin. juga merupakan momen yang unforgetable. Mulai menyiapkan sahur, menahan haus dan lapar, berbuka puasa, shalat tarawih, jamaah subuh sambil menahan kantuk dll

Bagaimana jika dilakukan bersamaan? Tetap menyusui dan puasa jalan terus? Why not? Man jadda wa jada... Menyusui dan puasa bisa jalan bareng, tentu harus dibarengi dengan niat yang kuat dan tekat yang membara.

Prinsipnya: Selama bayi dan ibunya sehat, maka busui boleh berpuasa. Yang "tidak boleh" adalah: ibu menyusui yang mau berpuasa lalu menjadi tak menyusui. Karena ini menyangkut hak bayi, terutama bayi baru lahir hingga usia 6 bulan (100% kebutuhan nutrisi dipenuhi oleh ASI)

Mutu cairan ASI yang dihasilkan oleh seorang ibu yang sedang berpuasa, tetap baik. Namun jumlah produksi ASI mungkin sedikit berkurang.

Akan lebih baik jika sebelum bulan Ramadhan ibu sudah mempersiapkan ASI perah.

Tips Agar ASI Tetap Lancar Saat Berpuasa

Menyusui dan puasa merupaka dua kegiatan yang sama-sama bernilai ibadah. Jadi, alangkah baiknya juka dilakukan secara bersamaan agar pahala yang kita dapat berlipat ganda.

Agar proses menyusui dan puasa bisa berjalan lancar, berikut beberapa tips agar ASI tetap lancar dan puasa bisa jalan terus:

  1. Frekuensi makan tetap tiga kali sehari (sahur, buka, "makan malam"). 
  2. Upayakan sahur di akhir waktu atau menjelang imsak
  3. Pilih makanan dengan gizi berimbang: 50% Karbohidrat, 30% protein, dan 20% lemak. Buah-buahan segar menjadi kebutuhan penting
  4. Perbanyak konsumsi cairan, mulai buka hingga sahur. Minum air putih 2 liter per hari ditambah segelas susu hangat saat sahur. Saat buka sempatkan minum segelas jus buah.
  5. Istirahat cukup. Saat menyusui biasanya busui merasa lemas. Jika itu terjadi, beristirahatlah sejenak atau sekadar berbaring santai
  6. Kuatkan niat untuk beribadah karena Allah. Keduanya ( menyusui dan puasa) merupakan kegiatan ibadah. Lakukan dengan ikhlas lillahita'allah.
  7. Jangan memaksakan diri utk tetap berpuasa. Jika alarm tubuh mengisyaratkan harus berhenti puasa, tidak usah terlalu memaksakan diri
    Menyusui dan puasa harus selalu dijaga. Perhatikan beberapa tips nya

Menyusui Harus Jalan Terus

Dalam menjalankan dua aktivitas penting: menyusui dan puasa, harus diperhatikan beberapa prinsip laktasi yang sebaiknya selalalu diterapkan:

  1. Produksi ASI tergantung dari pengosongan air susu. Setiap menyusui atau pumping, usahakan hingga "gudang asi" kosong utk merangsang pabrik susu memproduksi air susu sebanyak yg dikeluarkan sebelumnya
  2. Ibu harus tetap positive thinking and positive feeling agar hormon oksitosin tetap eksis
  3. Perhatikan tanda-tanda kecukupan mendapat ASI pada bayi: BAK 6 kali sehari, warna urine kekuningan (tidak pekat), Berat badan bertambah, bayi tampak aktif, bayi bisa tidur nyenyak.
  4. Busui hendaknya selalu menerapkan cara menyusui yang benar
  5. Sebagai seorang kepala keluarga, ayah harus mendukung kegiatan menyusui dan puasa ini.

  6. Jangan tergoda dengan bujukan dan godaan susu formula.

Dampak Ibu Menyusui dan Puasa Bagi Bayi

Apakah Anda merasa khawatir dengan kondisi bayi jika seorang ibu menyusui dan puasa secara berbarengan?

Apakah Anda merasa khawatir berat badan bayi akan turun atau kenaikan BB nya tidak optimal, jika seorang ibu melaksanakan 2 aktivitas: menyusui dan puasa secara bersamaan?

Faktanya, banyak penelitian ilmiah menunjukkan hasil bahwa berat badan maupun pertumbuhan bayi tidak akan terkena dampak negatif walaupun ibu menyusui dan rpuasa secara bersamaan.

Dengan kata lain, bayi-bayi yang disusui oleh ibu yang berpuasa tidak lantas mengalami penurunan berat badan, ataupun kenaikan berat badan yang tidak optimal.

Cara menyusui sambil berpuasa

Kesimpulan

Bagi Anda ingin tetap menyusui dan puasa secara bersamaan, tidak perlu khawatir dengan dampak berpuasa pada ibu menyusui. Risiko tersebut dapat dihindari dengan selalu mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang, serta cukup minum air putih saat sahur maupun berbuka.

Bagi Anda ingin tetap menyusui dan puasa secara bersamaan, tidak perlu khawatir dengan dampak negative pada bayi, karena penelitian membuktikan bahwa bayi yang minum ASI dari ibu yang puasa, tidak mengganggu pertumbuhannya dan tidak menyebabkan berat badannya turun

DokterTaura
I am a pediatrician, writer dan blogger

Related Posts

42 komentar

  1. Selama menyusui aku ga pernah puasa, karena kondisi yang tak memungkinkan. Pernah mencoba sekali puasa, telerr dan Asi ku seret. Besoknya ga puasa Dok.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa disiasati dengan latihan puasa secara bertahap seperti anak-anak, atau sehari puasa, sehari enggak. Semangat terus ya menyusuinya...

      Hapus
  2. Alhamdulillah, Terimakasih untuk penjelasannya yang sangat jelas dokter mengenai menyusui dan berpuasa. Hal ini merupakan dilema yang besar untuk para Ibu Menyusui. Saya izin bertanya dokter, apakah ada rekomendasi jenis sayur-sayuran atau lainnya yang membantu tetap menjaga kuantitas produksi ASI ? Jika sudah memiliki stok ASIP, untuk pumping apakah perlu pengaturan jam ulang nggih dokter agar ibu terus merasa nyaman (tidak merasa kehausan bahkan sampai dehidrasi) ? Sekali lagi terimakasih untuk penjelasannya dokter.

    BalasHapus
  3. Terima kasih banyak dokter atas ilmu yang diberikan, alhamdulillah setelah membaca saya mengetahui bahwa tidak perlu khawatir dengan berpuasa pada ibu menyusui. Ditambah lagi jika masih berpikiran bahwa menyusui dengan puasa itu berat itu dapat dikesampingkan dengan selalu mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang, serta cukup minum air putih saat sahur maupun berbuka. Selain itu juga tdk perlu khawatir apakah akan turun terhadap berat badan sang bayi, karena dipenelitian membuktikan tdk adanya penurunan, Matur nuwun dokter atas ilmunya 🙏

    BalasHapus
  4. Alhamdulillah sangat jelas dan mudah untuk dipahami dokter. Semoga dengan adanya informasi dari dokter para ibu menyusui semakin percaya diri dalam memberikan ASI kepada bayinya.

    BalasHapus
  5. Assalamualaikum wr. wb. Terima kasih banyak dr. Taufiqurrahman atas penjelasannya dan sharing ilmunya dokter. Saya izin bertanya nggih dokter, Untuk ibu yang memiliki bayi dengan kondisi mudah alergi seperti memiliki dermatitis atopi dll, apakah mengonsumsi booster ASI yang terbuat dari bahan dari tanaman cukup mencukupi untuk obu yang berpuasa daripada ibu yang mengonsumsi protein hewani nggih dokter? Terima kasih banyak nggih dokter sebelumnya atas sharing ilmunya

    BalasHapus
  6. Alhamdulillah, terima kasih banyak dokter untuk informasi dan penjelasannya. Semoga dengan adanya informasi ini banyak ibu menyusui yang sedang berpuasa tidak perlu khawatir mengenai kelancaran ASI nya. Mohon maaf dokter izin bertanya,
    Adakah makanan atau minuman yang sebaiknya dihindari oleh ibu menyusui yang hendak berpuasa?
    Sekali lagi terimakasih banyak dokter.

    BalasHapus
  7. Makasih pak dokter tulisannya sangat memberikan informasi yg bermanfaat, bisa bekal buat nanti ketika sudah menikah dan menjadi busui.

    BalasHapus
  8. Ini berlaku untuk ibu hamil jga ga dok?
    Biasanya yg paling khawatirin tuh malah eyang2nya, takut kebutuhan bayi jdi ga tercukupi pdhal yg puasa enjoy2 aja..
    Bsa nih dikasih artikel ini biar ga khawatir lgi

    BalasHapus
  9. Selama hamil dan menyusui aku ga pernah puasa haha ..badanku langsung drop tak bertenaga, akhirnya sebulan full aku ga puasa.

    BalasHapus
  10. Alhamdulillah waktu menyusui aku juga full puasa. Tipsnya memang hrs makan yg bergizi dg porsi cukup dan banyak minum air putih. Kuat kuat insyaa Allah.

    BalasHapus
  11. duh pa sbanget sih dok, para busui macam aku gini sangat perlu edukasi kayak gini, semoga bisa kuat puasa meski masih menyusui. sepakat bahwa ayah adalah supporting sytemkuat berhasil puasa meski busui

    BalasHapus
  12. Ibu mnenyusui memang kondisinya spesial ya, jadi nggak sama bagi setiap ibu.
    untunglah ada kelonggaran, misal enggak bisa puasa bisa puasa saat bisa, atau bayar fidyah

    BalasHapus
  13. Sangat bermanfaat nih ilmunya. Meski ada kelonggaran, tapi untuk ibu menyusui lebih baik jika mengikuti saran baik terkait nutrisi dan asupannya ya

    BalasHapus
  14. Sore dok. Thanks banget nih dapat tips menyusui saat puasa. Tadinya sepupuku tidak mau menyusui takut gak kuat, untung nih dapat tips dari dokter. Salam : Dennise Sihombing

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sore juga Mbak Denise... Semoga puasa sepupunya diterima Allah SWT ya, dan menyusuinya makin semangat....

      Hapus
  15. trimakasih banget info lengkapnya dokter. klo udah dapat info begini, busui jadi bisa lebih paham secara ilmu dan tinggal dikuatkan niatnya saat prakteknya. asupan bergizi juga sangat penting ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul banget kak Desi. Intinya ada di niat dan tekad sih... Asupan gizi selama puasa juga harus diperhatikan. Makan tetap 3 kali kok: sahur, buka dan habis tarawih

      Hapus
  16. informasi yang sangat berguna dok

    dulu gak berani puasa jika anak belum MPASI

    padahal bisa mempersiapkan ASI perah

    hihihi maklum dulu informasi belum secanggih dan selengkap sekarang

    walau saya teratur ke dokter obgyn dan dokter anak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih Ambu.... Semoga busui masa kini paham ya, bisa melakukan 2 aktivitas sarat pahala ini dengan sukses

      Hapus
  17. Pas banget nih sebentar lagi Ramadhan, butuh informasi seperti ini.. Memang yg papling utama itu jangan memaksakan diri ya dok.. Aku dulu masih bimbang antara ikut piasa/tidak.. Mkasih infonya dok..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuk mbak Lala, share link ini ke sosmednya mbak Lala... Biar makin banyak busui yang paham

      Hapus
  18. Bahagia banget jadi busui tuh kalau puasa lancar, menyusui juga tetap jalan. Emang kadang ada kekhawatiran kalau belum menjalani, gimana nanti kalau nekad puasa sementara harus tetap menyusui. Tapi dengan menjalankan tips yang tertulis disini, insyaallah kedua aktivitas itu bisa berjalan dengan baik semua ya Dok

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, setuju banget. Karena sayang untuk melewatkan 2 aktivitas sarat pahala itu...

      Hapus
  19. Alhamdulillah ada pencerahan secara medis nih terkait puasa dan menyusui, jadi makin tambah ilmu, biasanya pertanyaan ini muncul pas puasa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dan... Artikel ini saya persembahkan khusus buat bayi kecilnya Pak Gie... Hitung2 sebagai hadiah kelahiran... Barokallah ya Pak

      Hapus
    2. Masya Allah hadiah yang tidak terbatas nih, Dok. Apalagi ada doa keberkahan di belakangnya

      Hapus
  20. Ini artikel yang sangat dibutuhkan para busui menjelang Ramadhan nih, dok. Lengkap banget penjelasannya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo share di sosmednya mbak Sendy yuk... Biar Gresik jadi lautan ASI...

      Hapus
  21. Dokter...nomor 6 masih kosong itu untuk prinsip laktasi..

    Tips menyusui dan puasa lengkap benar ini. Terima kasih.

    Saya setuju terutama untuk tidak memaksakan diri.
    Pengalaman, saat masih menyusui si bungsu saya pindahan ke Amerika ikut suami sekolah. Usia bayi 3 bulan jadi saya full tidak puasa Ramadan. Meski waktu puasa di sana hanya beda 1-2 jam saja, tapi waktu itu summer jadi panasnya..juga mesti adaptasi lingkungan juga. Lalu tahun depannya saat anak sudah ASI+Makan, saya mulai puasa, tapi kalau jam berapa gitu tepar ya saya enggak paksakan diri.

    BalasHapus
  22. Artikel ini sangat informatif dan pastinya membantu para ibu rumah tangga yang sedang menyusu anaknya ketika puasa. Btw, emang berat ya tugas seorang ibu terkadang harus melewatkan puasa sementara demi si buah hati.

    BalasHapus
  23. Bermanfaat dokter artikelnya karena puasa dan menyusui tetap dapat dijalankan bersamaan, termasuk tips menyusui secara tepat. Alhamdulillah

    BalasHapus
  24. wah keren sekali artikelnya. Semoga banyak ibu yang menyusui dapat berpuasa dan menyusui setelah baca tips artikel ini.

    BalasHapus
  25. Nah..dengan begini para ibu yang sedang menyusui gak perlu bingung lagi mesti puasa atau tidak di bulan ramadan nanti. Ah ya, saya jadi ingat saat menyusui anak kedua beberapa tahun yang lalu, itupun saat sedang menyusui. Karena merasa kuat, saya tetap puasa, nanti tinggal atur asupan nutrisi saat sahur dan berbuka saja.

    BalasHapus
  26. ternyata bisa yaa menyusui sambil tetap puasa, Dok? Padahal selama ini banyak ibu-ibu yang memutuskan untuk membayar fidyah saja karena sedang menyusui bayinya

    BalasHapus
  27. Informasinya berguna banget dokter Taura, saya dulu kebetulan gak puasa jadibayar fidyah, karena sempat pendarahan dok

    BalasHapus
  28. Ada tekniknya ya ternyata ketika puasa untuk bisa sambil mengASIhi.
    Ini jadi ilmu buat saya kala besok dalam fase tersebut

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup betul, semoga berhasil ya kak Fenni...

      Hapus
  29. Tidak terasa sebentar lagi bulan puasa tiba ya Dok. Memang ibu menyusui boleh juga berpuasa, namun kembali lagi dengan kondisi fisik si ibu. Asal nutrisi terjaga insya allah kuat.

    BalasHapus
  30. Saya puasa semampunya saja. Saat itu selain menjadi busui tanpa IRT, juga sambil merawat ibu yang sudah tidak dapat berjalan namun sedapat mungkin ingin hidup normal. Jadi sehari bisa berkali-kali ke kamar mandi untuk kebersihan beliau.

    BalasHapus
  31. Wajib baca ini sih para busui. Aku sendiri pernah ada di posisi ini dan ngga pake trik2 auto lemes dok, akhirnya beberapa kali skip wkwkwk pas pake trik2 kaya di atas alhamdulillah puasa lebih lancar. Semoga para busui baca ini agar bisa dimudahkan kedua ibadahnya, menyusui n puasanya aamiin ;) soalnya busui itu kluatan gampang, aslinya beraaaat wkwk kondisi tiao ibu jg beda2 ya dok

    BalasHapus
  32. Pas banget nih artikelnya untuk kakak saya yang lagi menyusui dan karena mau masuk bulan puasa kakak saya agak bingung gitu dok ,..untung nih dapat pencerahan dari artikel ini ..terima kasih infonya

    BalasHapus

Posting Komentar