blog dokter taura big ad

MUDIK LEBARAN 2022: AMAN, NYAMAN DAN PATUHI ATURAN

Mudik lebaran 2022 diramalkan bakal ramai seperti masa-masa sebelum pandemi Covid-19. Pasalnya, beberapa hari yang lalu Presiden Joko Widodo mengumumkan bahwa masyarakat diperbolehkan melakukan aktivitas mudik lebaran 2022.

Mudik lebaran 2022 tidak sebebas mudik lebaran pada era sebelum pandemi. Ada beberapa aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintahan dalam rangka mengendalikan tingkat penularan Covid-19. 

Presiden Jokowi memperbolehkan aktivitas mudik lebaran 2022 dengan regulasi tertentu
Presiden Jokowi  mengizinkan aktivitas mudik lebaran 2022 

Aturan Mudik Lebaran 2022

Sebelum melakukan perjalanan menuju kampung halaman masing-masing, ada beberapa aturan yang harus dijalankan oleh pemudik. Seperti dilansir dari detik.com, Adita Irawati, Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyampaikan sejumlah hal terkait aturan mudik lebaran 2022, di antaranya:
  1. Masyarakat diperbolehkan mudik dengan syarat sudah dua kali vaksin serta satu kali vaksin booster serta prokes yang ketat.
  2. Kemenhub akan segera berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19, Kementerian, dan Lembaga, serta unsur terkait lainnya.
  3. Kemenhub akan menerbitkan Surat Edaran tentang petunjuk pelaksanaan teknis di lapangan baik untuk perjalanan luar negeri maupun dalam negeri.
  4. Surat Edaran Kemenhub dibutuhkan sebagai rujukan untuk menjamin pelaksanaan perjalanan luar negeri maupun dalam negeri dapat berjalan dengan lancar dan aman dari COVID-19.
  5. Teknis pelaksanaan di lapangan akan didiskusikan dengan para stakeholders termasuk pihak POLRI, diantaranya terkait mekanisme pengawasan terhadap ketentuan syarat perjalanan dan penerapan protokol kesehatan di lapangan.
    Presiden Jokowi mengizinkan aktivitas mudik lebaran 2022 asalkan sudah vaksin booster
     Boleh mudikasal sudah disuntik vaksin booster. (Infografis: iNews.id)

Seputar Mudik Lebaran

Lebaran di Indonesia ternyata bukan hanya merayakan kemenangan besar setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa dan sukses membelenggu hawa nafsu, juga bukan hanya sekedar sholat Ied 1 Syawal. Namun ada beraneka rupa ritual yang sayang untuk ditinggalkan, mulai dari menyiapkan hidangan lebaran, membeli pakaian baru, bagi-bagi angpao, hingga silaturrahmi dengan sanak keluarga dan handai tolan. Diantara budaya lebaran itu, ada satu ritual penting yang butuh persiapan cermat dan makan waktu lama, yaitu MUDIK. Aktivitas mudik lebaran, tentu bukan sekadar mencuri waktu dalam sunyi, tetapi butuh persiapan matang  dan fisik yang prima.

Konon kata “MUDIK” berasal dari bahasa jawa ngoko , yaitu  “mulih dilik” (disingkat: mudik) atau “pulang dulu”. Ada pula pendapat yang mengatakan bahwa MUDIK berasal dari bahasa betawi: “menuju udik” alias pulang kampung. Secara harfiah MUDIK artinya pulang kampung atau kegiatan para perantau atau pekerja migran untuk pulang ke kampung halamannya. Biasanya tradisi mudik terjadi menjelang hari besar keagamaan seperti hari raya iedul fitri, Iedul Adha, maulud nabi dan bahkan PEMILU. Namun demikian, di beberapa daerah di Indonesia, mudik melekat erat dengan moment lebaran

Mudik Lebaran 2022: Mudik Aman dan Nyaman

Ada berbagai cara untuk bisa mudik, antara lain dengan pesawat terbang, kapal laut, kendaraan umum (bus dll), kereta api, mobil pribadi dan bahkan sepeda motor. Untuk bahasan selanjutnya akan kita batasi tentang mudik (perjalanan jauh) menggunakan kendaraan pribadi roda empat dimana ada bayi atau balita atau anak-anak sebagai salah satu penumpangnya.

Berikut adalah tips cara aman dan nyaman mudik dengan kendaraan pribadi bersama si kecil

  1. Jangan gunakan sepeda motor untuk mudik bersama bayi atau anak, karena tidak aman, melelahkan dan kurang nyaman bagi anak. Perlu diingat bahwa sepeda motor dirancang hanya untuk maksimal dua orang dewasa, dan hingga saat ini belum ada sepeda motor yang di design khusus untuk penumpang anak-anak atau bahkan bayi
  2. Jenis jalan raya di Indonesia termasuk yang sangat berbahaya dan mengancam keselamatan penumpang, oleh karena itu pastikan bahwa semua penumpang menggunakan sabuk pengaman. Untuk anak-anak bila perlu menggunakan “car safety seat”
  3. Memangku atau menggendong anak sambil duduk menggunakan sabuk pengaman yang sama dengan orang tuanya, sangat TIDAK aman.
  4. Koordinasikan dengan sopir agar mengemudi dengan santai, tidak tergesa-gesa dan selama mengemudi dilarang keras bersentuhan dengan ponsel maupun gadget lain
  5. AAP (American Academy of Pediatric) merekomendasikan penggunaan “rear-facing car safety seat” untuk anak dibawah umur 2 tahun. Dan jangan pernah meletakkan rear-facing car safety seat ini di jok depan dimana terdapat “airbag”
  6. Untuk anak dibawah 13 tahun dianjurkan duduk di jok belakang
  7. Agar anak merasa nyaman dan tidak bosan, jangan lupa menyertakan mainan favoritnya di dalam mobil dan juga memperdengarkan lagu-lagu yang menjadi kesukaannya
  8. Setiap 2 jam perjalanan, upayakan untuk berhenti sesaat sekadar meluruskan kaki, makan, buang air ataupun istirahat sejenak
  9. Jangan pernah meninggalkan bayi atau balita Anda sendirian di mobil, meskipun itu hanya satu menit!
  10. Jangan lupa untuk membawa travelers health kit, air mineral secukupnya, kudapan, tissue basah, diapers, sabun dll 
  11. Untuk mencegah kejenuhan ajaklah anak berkomunikasi dengan membahas kota tujuan (sejarah, makanan khas, budaya setempat, tempat wisata dll), profil sanak atau kerabat yang akan kita kunjungi, rencana beberapa hari di tempat tujuan, ataupun membahas apa yang dilihat di perjalanan
  12. Dan yang terpenting: berdoa bersama saat sebelum mulai perjalanan, menjaga konsistensi beribadah saat dalam perjalanan dan selalu berdoa untuk keselamatan perjalanan, keselamatan dunia maupun akherat

Penggunaan rear-facing car safety seat untuk anak < 2 tahun sangat penting.
Sumber gambar: cdc.gov

Cegah Anak Sakit Selama Perjalanan

Perjalanan mudik lebaran, dengan menggunakan kendaraan apapun, akan membuat anak merasa penat dan stress. Kondisi ini tentu akan menurunkan kekebalan anak, sehingga akan mudah terserang penyakit.

Selain faktor keamanan dan kenyamanan, faktor kesehatan tentu harus menjadi perhatian bagi para pemudik terutama yang membawa anak tercinta. Ingat pepatah bahwa: "Sehat itu dijaga, sakit itu dicegah"

Untuk mencegah anak sakit dalam perjalanan mudik lebaran, perhatikan beberapa tips berikut ini:

  1. Jaga pola makan bayi/anak anda agar tetap teratur sesuai pola makan di rumah
  2. Jaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan sebelum makan. Gunakan air bersih yang mengalir atau dengan hand wipes atau hand sanitizer
  3. Perhatikan kebersihan dan keamanan dari makanan/miuman yang dikonsumsi selama dalam perjalanan. Bekal home made yang disiapkan sebelumnya sangat membantu
  4. Minum air putih dan atau jus buah segar dalam jumlah yang cukup
  5. Ditengah perjalanan yang mengasyikkan, upayakan si kecil memiliki jam tidur yang cukup.

Traveler's Diarrhe dan Motion Sickness

Salah satu penyakit yang sering terjangkit saat perjalanan adalah DIARE, biasa disebut “Traveler's Diarhea” yang merupakan self limiting disease (bisa sembuh sendiri) dan disebabkan karena infeksi akibat kontaminasi makanan/minuman. Kunci penanganan kasus ini adalah dengan mencegah terjadinya dehidrasi alias kekurangan cairan. Oleh karena itu bawalah oralit saat mudik.

Selain Diare, penyakit yang tak kalah eksis saat perjalanan mudik lebaran adalah MABUK PERJALANAN alias motion sickness. Berikut tips mengatasi dan mencegah mabuk perjalanan:

Segera tepikan mobil untuk berhenti sejenak (jika memungkinkan) sembari menenangkan si kecil

Biarkan si kecil menyelesaikan serangan muntahnya. Jangan memberikan respons yang berlebihan atau bahkan cenderung menyalahkan si kecil. Sebaliknya, beri dukungan positif pada anak.

Penanganan non-farmakologic untuk mabuk perjalanan, lebih disarankan, misalnya: duduk dekat jendela, melihat ke arah depan, hindari makan makanan yang berat sebelum perjalanan mudik, memakai kaca mata hitam dll

Obat-obatan untuk mencegah dan menangani mabuk perjalanan: Dyphenhydramine atau Dymenhydrinate yang bisa diminum 1 jam sebelum perjalanan. Obat-obatan tersebut dijual bebas di pasaran 

mudik lebaran 2022 rayakan kemenangan

Mudik Lebaran Bersama Bayi

Mudik lebaran tak bisa dilepaskan dengan acara pertemuan keluarga atau berkumpul bersama keluarga. Tak lengkap rasanya jika ada anggota keluarga yang tidak ikut serta dalam aktivitas mudik lebaran ini, termasuk bayi.

Jika kita mengajak serta bayi dalam perjalanan mudik, perhatikan kebutuhan minum dan makannya. ASI menjadi pilihan utama dan terbaik buat bayi Anda. Persiapkan kondisi ibu untuk selalu siap menyusui selama dalam perjalanan. Jika sudah berusia diatas 6 bulan, siapkan MPASI seperti sebelum perjalanan. MPASI pabrikan diberikan hanya dalam kondisi darurat. Semua dipersiapkan dan diperhitunkan sejak sebelum berangkat. Jangan sekali-kali berpikiran bahwa segala sesuatu bisa di beli selama di perjalanan atau di tempat tujuan.

Perhatikan juga faktor keamanan bayi selama dalam perjalanan mudik lebaran.

Kesimpulan

Mudik lebaran 2022 merupakan momen emas untuk silaturahim bersama keluarga besar dan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Selain faktor keamanan dan kenyamanan, perhatikan juga aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah terkait mudik lebaran 2022.

DokterTaura
I am a pediatrician, writer dan blogger

Related Posts

26 komentar

  1. Akhirnya ya bisa mudik dg catatan2 besar. Aku sih g pernah mudik dok, keluarga malah di Jakarta semua. Kita yg dr Bogor mudiknya ke Jkt. Yg pasti lengang. Hehehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, asyik dong ya... Bisa menikmati jakarta yang sedang lengang setahun sekali

      Hapus
  2. Pak dokter udah gercep aja nih. Persiapan untuk mudik saat kondisi masih setengah setengah seperti ini emang harus lebih waspada ya. Jaga kesehatan sendiri keluarga dan orang lain sehingga semuanya tetap sehat dan terhindar dari hal tidak diinginkan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul Kak Okti. Mudik kali ini harus benar_benar dipersiapkan secara matang. Jauh2 hari gini harus sudah prepare

      Hapus
  3. Betul dokter, mudik tetap nyaman dan aman baik buat diri keluarga dan keluarga yang dikunjungi, setidaknya mematuhi prokes dan apa yang disakpaikan pemerintah akan semangat membahagiakan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pokoknya mudik tahun ini harus aman, nyaman dan tetap sehat...

      Hapus
  4. Beruntung sudah sejak anak bungsu lahir, saya gak wajib mudik lagi

    karena udah gak ada orang tua yang harus ditengok

    Mudik tuh capeknya bukan main

    tapi kalo gak mudik kok kaya anak gak berbakti :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada tiba masanya rumah kita jadi tempat berkumpulnya anak-anak saat mudik...

      Hapus
  5. Iyes, akhirnya bisa mudik lebaran dan berkumpul dengan keluarga di kampung. Tentunya tetap memperhatikan protokol kesehatan dan vaksin lengkap biar semua terjaga ya kan.. Dan bener banget, sebelum mudik, persiapkan juga kesehatan jangan sampai sakit atau drop

    BalasHapus
    Balasan
    1. Akhirnya setelah 2 tahun menahan diri untuk tidak mudik, tahun ini kita bisa merayakannya.... Tetap jaga prokes ya

      Hapus
  6. Saya bersiap mudik ke Kediri, Dokter
    Sudah 2 lebaran enggak mudik, meski sempat pulang kilat 3x di hari biasa.
    Semoga nanti semua mudik dengan aman dan nyaman.
    Membaca tips mudik bersama anak, karena dulu waktu anak balita dan bayi saya sekeluarga pernah tinggal di Amerika jadi taat aturan banget, bahkan saat sampai di Indonesia lagi.
    Seperti tidak memangku anak sambil pakai seatbelt, anak pakai car seat yang tipenya sesuai usia, anak di bawah 13 tahun tidak duduk di jok depan..dst
    Pas balik ke sini diketawain orang yang sih. Cuma karena sudah terbiasa dan aturan keselamatan itu memang ada manfaatnya ya cuek aja.
    Sampai kini, kami berkendara semua pakai seatbelt meski duduk di jok belakang, anak saya bungsu belum 13 tahun juga belum duduk di depan:)

    BalasHapus
  7. Begitulah bu, indonesia memang negara yang unik... Tapi ngangenin kan?

    BalasHapus
  8. Semoga tahun ini bisa mudik dengan aman dan tenang, jujur saya berdoa gak perlu wajib booster sih, soalnya vaksin kedua saja saya juga belum (karena kondisi kesehatan)

    BalasHapus
  9. Ooh istilah penyakit yang bisa sembuh sendiri itu toh, Pak.

    BalasHapus
  10. Dok udah tau nggak sih libur hari raya mulai kapan sampai kapan? Mau prepare bikin jadwal nihhh.

    BalasHapus
  11. Alhamdulillah tahun ini orang orang sudah bisa mudik, mudah mudahan bisa mengikuti aturan yg sudah ditetapkan...
    Tips nya bermanfaat banget,,,
    Tapi aduuh saya mah nggak pernah ngerasain mudik,,, rumah isteri jaraknya cuman 3 kiloan,, mudiknya hampir tiap minggu... He he :)

    BalasHapus
  12. masya allah gagal fokus sama ilustrasi toples kue legendaris hehehe tapi iya juga nih bener harus tetap waspada meksi dibolehkan mudik tahunini

    BalasHapus
  13. Sipppp. Mantap banget artikelnya. Udah berapa tahun aja nggak mudik. Kali ini kalau memang diizinkan mau pulang kampung. Dan yang paling penting ya menjaga protokol kesehatan. Makanya daripada puasa-puasa belanja, mending dari sekarang aja. Kemaren beli koper baru sekalian ada masker juga ternyata di Toko ACE Hardware. Siap-siap dari sekarang, soalnya tiket kereta juga udah bayar dan aman. Heheheh Vaksin booster-nya jangan lupa.

    BalasHapus
  14. Aku berencana mudik lebaran ini, alhamdulillah terbantu dengan adanya artikel pak Dokter. Aku mau nyari Dyphenhydramine bisa buat anak-anak Pak?

    BalasHapus
  15. Mudik-mudik, moga tidak ada perubahan peraturan lagi. Kalau ada perubahan kan tetap patuhi peraturan, Dok. Makasih juga nih tipsnya kece badai dok. Bisa berburu dulu nih persiapn pendukung

    BalasHapus
  16. Wah ini tulisan yg wajib dibaca pemudik sebelum melakukan perjalanan mudik besok..
    Lengkap dan akurat...
    Alhamdulillah saya mudiknya cuma beda kota pak..hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. hheheh kalo memang yang nulis ahlinay jadi enak sih mbak , aku baca ini banyak ke jiwit nih kayake bebrapa hal gak aku praktikin jika mudik ma anak-anak. dan lagi aku sering pakai kereta hehe

      Hapus
  17. Wah, aku baru tau tips pakai kacamata hitam untuk mual hehehe
    Tapi paling mudah memicu mual itu main hp, jadi kalau diperjalanan aku jarang banget liat hp. Mending tidur aja.

    BalasHapus
  18. Jadi tambah pengen mudiiik..ya Allah semoga lancar bisa ketemu sanak saudara.

    BalasHapus
  19. Wah, si bungsu seneng banget duduk di depan nemenin Ayahnya. Padahal belum boleh ya sebelum usia 13 tahun.

    Sip deh, noted.
    Thanks ya dok

    BalasHapus

Posting Komentar