blog dokter taura big ad

PENGUKURAN LINGKAR KEPALA BAYI: SEPENTING APA?

Mengukur lingkar kepala bayi merupakan aktivitas rutin yang sebaiknya dilakukkan terutama pada bayi 0-3 tahun. Selain untuk pemantauan pertumbuhan bayi secara rutin, pengukuran lingkar kepala bayi penting untuk deteksi dini adanya gangguann pertumbuhan ukuran kepala.

Pengukuran lingkar kepala bayi merupakan upaya deteksi dini penyimpangan tumbuh kembang anak

Ibu Insecure Akibat Sering Membandingkan

Setiap praktik di rumah sakit ataupun di praktik pribadi, selalu saja ada pertanyaan menarik dan menggelitik yang membuat saya tergerak untuk menulis artikel di Blog Dokter Taura ini. Beberapa pertanyaan yang muncul didasari oleh rasa insecure yang melanda para orang tua, terutama ibu-ibu.

Rasa insecure itu didasari oleh naluri seorang ibu yang suka membanding-bandingkan kondisi anaknya dengan anak lain yang sebaya. Kebiasaan membanding-bandingkan ini tidak sepenuhnya salah.

Jika rasa insecure itu dilanjutkan dengan pencarian jawaban ke orang yang tepat, atau ke ahlinya, akan menjadi jalan menuju suatu deteksi dini adanya penyimpangan tumbuh kembang anak. Namun, jika pencarian jawaban itu berujung kepada orang yang salah, maka bisa berujung pada sesuatu yang hanya menenangkan orang tua tapi tidak sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya. Atau bisa saja sebaliknya: terjadi over diagnosis, dimana kondisi yang "dalam batas normal" justru divonis sesuatu penyakit yang menakutkan, yang bisa membuat orang tua semakin insecure.

Sebenarnya salah satu senjata yang harus dikuasai oleh orang tua adalah penguasaan dan pemahanan tentang dasar-dasar tumbuh kembang anak. Jika materi simpel ini dikuasai dengan baik oleh para orang tua, maka perasaan insecure bisa dikalahkan dengan pemikiran yang lebih realistis dan sesuai dengan dunia medis.

Sekilas Tentang Tumbuh Kembang Anak 

Frasa "tumbuh kembang" terdiri dari dua kata, yaitu "tumbuh" dan "kembang", dimana kedua kata itu sebenarnya memiliki arti yang berbeda, namun sering disalah artikan.

Proses tumbuh kembang anak terjadi sejak konsepsi (bertemunya sel telur dan sperma) hingga berakhirnya periode masa remaja. 

Akhir dari periode masa remaja ini ditandai dengan menutupnya epiphyseal plate atau lempeng pertumbuhan yang merupakan titik tumbuh dari seorang anak.

Proses tumbuh kembang ini merupakan ciri khas seorang anak. Proses inilah yang membedakan seorang anak dengan individu dewasa

Apa Bedanya "tumbuh" dan "kembang"?

Kata "tumbuh" atau Pertumbuhan adalah bertambahnya ukuran dan jumlah sel serta jaringan interselular, berarti bertambahnya ukuran fisik dan struktur tubuh sebagian atau keseluruhan, sehingga dapat diukur dengan satuan panjang dan berat. 

Jadi, pertumbuhan itu adalah perubahan dari kecil menjadi besar, dari pendek menjadi panjang dst. SAaah satu sifat pertumbuhanadalah obyektif, yang artinya bisa diukur dengan indikator yang obyektif.

Sedangkan kata "kembang" atau Perkembangan  adalah bertambahnya struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam kemampuan gerak kasar, gerak halus, bicara dan bahasa serta sosialisasi dan kemandirian. 

Jadi yang namanya perkembangan adalah perubahan ke arah kematangan. Bayi yang semula hanya bisa terlentang dan menangis saja saat baru dilahirkan, beberapa bulan kemudian bisa angkat kepala, bisa tengkurap dst. Berbeda dengan pertumbuhan yang sifatnya obyektif, perkembangan ini bersifat subyektif.

Pertumbuhan terjadi secara simultan dengan perkembangan

Pertumbuhan terjadi secara simultan dengan perkembangan. Berbeda dengan pertumbuhan, perkembangan merupakan hasil interaksi kematangan susunan saraf pusat dengan organ yang dipengaruhinya, misalnya perkembangan sistem neuromuskuler, kemampuan bicara, emosi dan sosialisasi. Kesemua fungsi tersebut berperan penting dalam kehidupan manusia yang utuh.

Istilah "tumbuh" dan "kembang" selalu tampil bersama karena keduanya terjadi secara bersamaan, berdampingan secara harmonis.

Lingkar Kepala: Salah Satu Indikator Pertumbuhan

Salah satu pertanyaan kritis dari ibu-ibu smart yang sering mampir di tempat praktik saya adalah:

"Dok, kepala anak saya kok tampak lebih besar dibandingkan anak sebayanya ya?"

"Dok, kepala anak saya kok asimetris alias kepala peyang ya?"

Menghadapi pertanyaan seperti di atas, saya selalu menjelaskan tentang pentingnya memantau atau mengukur lingkar kepala bayi. Memantau pertumbuhan bayi tidak cukup hanya dengan mengukur panjang badan dan menimbang berat badan

Gangguan pertumbuhan khususnya gangguan pertumbuhan ukuran kepala sangat penting dideteksi sejak usia di bawah tiga tahun

Menurut buku SDIDTK (Stimulasi, Deteksi dan lntervensi Dini Tumbuh Kembang Anak) terbitan Kementrian Kesehatan RI tahun 2016, jadwal pengukuran lingkar kepala bayi disesuaikan dengan umur anak. 

Umur 0 - 11 bulan, pengukuran dilakukan setiap tiga bulan. Pada anak yang lebih besar, umur 12 – 72 bulan, pengukuran dilakukan setiap enam bulan.

Pengukuran lengkar kepala bayi sebagai upaya deteksi dini kelainan tumbuh kembang anak

Lingkar kepala bayi hendaknya diukur dengan cara yang benar.

Cara Mengukur Lingkar Kepala Bayi

Berikut adalah urutan cara mengukur lingkar kepala bayi:

  1. Siapkan alat pengukur berupa pita khusus atau pita ukur yang tidak molor
  2. Alat pengukur dilingkarkan pada kepala anak melewati dahi, diatas alis mata, diatas kedua telinga, dan bagian belakang kepala yang menonjol, tarik agak kencang. 
  3. Baca angka pda pertemuan dengan angka. 
  4. Tanyakan tanggal lahir bayi/anak, hitung umur bayi/anak. 
  5. Hasil pengukuran dicatat pada grafik lingkaran kepala menurut umur dan jenis kelamin anak. 
  6. Buat garis yang menghubungkan antara ukuran yang lalu dengan ukuran sekarang

Pengukuran Lingkar Kepala: Sepenting Apa?

Pengukuran lingkar kepala sangat penting untuk deteksi dini gangguan perkembangan otak dan gangguan terkait lainnya

Untuk memantau lingkar kepala bayi, sebaiknya gunakan kurva Nellhaus yang dibedakan antara kurva lingkar kepala bayi perempuan dan bayi laki-laki.

Kurva Nellhaus mendefinisikan keadaan normal lingkar kepala bayi dari rerata (mean) hingga  ± 2 SD

Kurva Nellhaus atau kurva lingkar kepala anak untuk anak perempuan

Pertumbuhan Lingkar Kepala anak dipengaruhi setidaknya oleh 4 faktor penting, yaitu

  1. Faktor keturunan
  2. Infeksi kehamilan 
  3. Kelainan kromosom
  4. Kelainan genetik

Kurva Nellhaus atau kurva lingkar kepala bayi laki-laki

Interpretasi Lingkar Kepala Bayi Menggunakan Kurva Nellhaus

Setelah kita melakukan pengukuran lingkar kepala bayi dan melakukan plotting di kurva Nellhaus, langka selanjutnya kita lakukan interpretasi. Ini adalah bagian terpenting dari rangkaian pengukuran lingkar kepala bayi

berikut adalah 3 interpretasi sederhana dari pengukuran lingkar kepala bayi menggunakan kurva Nellhaus:

  1. Jika ukuran lingkaran kepala anak berada di dalam “jalur hijau” maka lingkaran kepala anak normal. 
  2. Bila ukuran lingkaran kepala anak berada di luar “jalur hijau” maka lngkaran kepala anak tidak normal.
  3. Lingkaran kepala anak tidak normal ada 2 (dua), yaitu makrosefal bila berada diatas “jalur hijau” dan mikrosefal bila berada dibawah “jalur hijau”

Langkah terakhir dari pengukuran lingkar kepala bayi adalah tindak lanjut.

Bila ditemukan makrosefal maupun mikrosefal segera dirujuk ke rumah sakit atau periksakan ke Dokter Spesialis Anak terdekat, atau ke klinik tumbuh kembang.

Selain mengukur Lingkar Kepala, memeriksa ubun-ubun sangat perlu dilakukan guna mengetahui perkembangan otak anak.

Penutupan ubun-ubun yang normal berlangsung pada usia 6-18 bulan

Pertumbuhan Lingkar Kepala Bayi

Pengetahuan seberapa cepat laju pertumbuhan lingkar kepala bayi secara normal, juga penting diketahui oleh orang tua.

Berikut adalah laju pertumbuhan lingkar kepala bayi normal

  • Pada tahun pertama kehidupan, lingkar kepala meningkat dengan rerata 1 cm per bulan
  • Pada usia 1 tahun, Lingkar Kepala bayi normal meningkat 12 cm

Beberapa ahli neurologi anak menyarankan dilakukan pengukuran lingkar kepala bayi pada tahun pertama: tiap bulan. Pada tahun kedua tiap 3 bulan dan pada tahun ketiga sampai ke lima, tiap 6 bulan

Hubungan Antara Lingkar Kepala dengan Ukuran Otak

Pada umur 1 tahun, berat otak meningkat sekitar 3 kali, dari 360 gram saat lahir, menjadi 950 gram saat bayi merayakan ulang tahunnya yang pertama.

Lingkar kepala bayi berhubungan dengan volume otak (dari pada orang dewasa). Mikrosefali berkorelasi dengan berat otak yang kurang dari normal. Sebaliknya, kepala yang besar mungkin berisi otak dengan berat berlebih, atau bahkan penumpukan cairan yang dinamakan hydrocephalus.

Kesimpulan

Pengukuran lingkar kepala bayi penting untuk mengetahui besar kepala bayi yang secara tidak langsung berhubungan dengan volume jaringan otak.

Jika terjadi kelainan pada jaringan otak, salah satunya bisa dicerminkan dari abnormalitas lingkar kepala bayi. Sehingga diharapkan apabila terjadi kelainan pada jaringan otaknya (yang sangat erat kaitannya dengan "perkembangan" bayi) bisa terdeteksi lebih dini dan segera dilakukan intervensi sedini mungkin.

Jadi, mengukur lingkar kepala bayi secara rutin itu, penting! 

Jadi, mengukur lingkar kepala bayi itu bisa menyingkirkan rasa insecure kaum ibu.

Jadi, mengukur lingkar kepala bayi itu bisa dilakukan mandiri oleh orang tua di rumah.

DokterTaura
I am a pediatrician, writer dan blogger

Related Posts

41 komentar

  1. Iyaa bener, kurangi membandingkan dengan anak orang lain biar ga Insecure.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena setiap anak adalah individu yang unik. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangannya

      Hapus
  2. Alhamdulillah, terimakasih banyak dokter atas ilmunya. Ternyata lingkar kepala itu penting untuk anak-anak dan orang tua. Sebagai orang tua harus selalu aware dengan anaknya. Apakah lingkar kepalanya normal atau tidak. Agar segera dapat ditindaklanjuti jika ada kelainan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dengan kata lain, ini adala salah satu upaya deteksi dini adanya keterlambatan perkembangan.

      Hapus
  3. Terima kasihb Dokter atas ilmu yang sangat bermanfaat ini. Memang kadang" ukuran kepala anak khususnya dibawah 5 tahun kurang menjadi perhatian yang lebih bagi orang tua. Hal tersebut bila terjadi ketidaksesuaian ukuran biasanya diaggap sebagai keturunan, padahal bisa saja hal tersebut terdapat adanya kelainan..mulai sekarang bagi para orang tua harus lebih teliti lagi dengan cara melakukan pengukuran sendiri dan diaplikasikan dengan kurva nellhaus, gampang... bisa cari di internet 🙂

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banyak orang tua yang hanya fokus pada berat badan. Kenapa? Karena berat badan lah indikator pertumbuhan yang paling bisa terlihat dari luar.

      Hapus
  4. Terimakasih banyak dokter sudah mau berbagi ilmu yang bermanfaat ini, ternyata ukuran lingkar kepala bisa menjadi salah satu faktor penting untuk menilai pertumbuhan dan perkembangan dari sang buah hati. Terkadang masih banyak orang tua yang tidak aware akan pertumbuhan dan perkembangan sang anak sehingga ini menjadi salah satu faktor penilaian yang baik untuk memonitoring tumbuh kembang dari sang anak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul banget kak. Mengukur lingkar kepala bayi terutama 0-2 tahun, sangat penting utk deteksi tumbuh kembang anak

      Hapus
  5. Terimakasih dokter atas ilmunya yang bermanfaat terkait seberapa penting mengukur lingkar kepala pada bayi. Hanya dari mengukur lingkar kepala saja orang tua dapat mengetahui apakah pertumbuhan dan perkembangan anaknya normal atau ditemukan kelainan, apabila ditemukan kelainan maka orang tua dapat segera membawa anaknya ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dan orang tua harus selalu teliti dalam memantau setiap perkembangan anaknya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju banget kak. Jadi orang tua itu ternyata gak mudah ya... Harus paham dan teliti tentang tumbuh kembang anak

      Hapus
  6. Terimakasih dokter ilmunya. Jadi meskipun kurang menjadi perhatian dibandingkan pengukuran berat badan dan tinggi badan, pengukuran lingkar kepala juga penting untuk dilakukan karena berhubungan dengan volume jaringan otak yang sangat penting untuk tumbuh kembang anak. Pengukuran ini bisa dilakukan oleh ibu di rumah secara rutin, sehingga jika ada kelainan bisa dilakukan intervensi sedini mungkin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju. Orang tua harus bisa memantau pertumbuhan anaknya secara mandiri

      Hapus
  7. Serem juga ya dok kalau sampai abai dengan pertumbuhan otak bayi ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Supaya gak abai, harus sering-sering buka blog dokter taura deh, hehehe...

      Hapus
  8. Alhamdulillah setiap ke posyandu sebulan sekali selalu dilakukan pemeriksaan lingkar kepala bayi oleh petugasnya. Jadi tau perkembangannya dari keterangan yang dijelaskan petugas posyandu. So far sehat, alhamdulillah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah... Semoga si kecil dan semua keluarga pak Yonal diberi kesehatan yang paripurna ya...

      Hapus
  9. Baru tahu kenapa anak harus diukur lingkar kepalanya. Nggak bisa dipandang enteng. Untung deket rumah ada pos yandu. Jadi anak-anak sekitar gak perlu jauh-jauh ke rumah sakit atau bidan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salah satu fungsi posyandu adalah membantu yankes dalam mendeteksi dini adanya kelainan tumbuh kembang anak...

      Hapus
  10. Aku yang jarang banget mengukur lingkar kepala anak, setelah baca ini jadi buat jadwal buat ngukur lingkar kepala anakku haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebagai langkah antisipatif, gak ada ruginya kok... Interpretasi nya mudah banget. Tinggal buka blog dokter taura kalau lupa, hehehe

      Hapus
  11. Aku hampir nggak pernah ngukur sejak anak kedua dan ketiga dok, penting ternyata ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Penting sebagai salah satu upaya deteksi dini adanya keterlambatan perkembangan. Alhamdulillah anak-anaknya bunda sehat semua kan....

      Hapus
  12. Orang tua perlu tau ilmu kaya gini ya dok biar nggak gampang insecure. Apalagi mengukur kepala bayi tuh sangat mudah dilakukan di rumah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul banget mbak. Makanya informasi seperti ini perlu di share di grup keluarga...

      Hapus
  13. Ohh ternyata iniii alasan dibalik kepala bayi diukur. Bener² harus diperhatikan banget yaa tumbuh kembangnya, dan sebagai orang tua harus paham juga arti dibalik setiap tindakan yg dilakukan terhadap si bayi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Begitulah Bu Pida. Sebagai orang tua harus tahu banget tentang tumbuh kembang anak

      Hapus
  14. Alhamdulillah terima kasih banyak dojter atas ilmu yang bermanfaat ini. Ternyata pengukuran lingkar kepala dilakukan dalam waktu-waktu tertentu ya. Hal ini selaras dengan perkembangan otak bayi dan anak yang mana sangat penting bagi kehidupan di masa mendatang baginya, maka dari itu orang tua dan calon orang tua sebaiknya memperhatikan tumbuh kembang anak lebih lanjut hingga usia anak mencapai pubertas untuk kebaikan para anak-anaknya 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul sekali. Tapi di yankes seperti posyandu atau puskesmas, sering kelupaan... Jadi, ortu harus bisa melakukan pengukuran sekaligus interpretasi hasil secara mandiri

      Hapus
  15. Alhamdulillah terima kasih banyak dokter untuk informasinya mengenai pengukuran lingkar kepala pada bayi. Para orang tua terkadang hanya fokus pada tinggi dan berat badan anaknya saja tanpa mengetahui pentingnya pengukuran lingkar kepala secara rutin pada bayi, selain menjadi salah satu indikator dari pertumbuhan, pengukuran lingkar kepala secara tidak langsung berhubungan dengan volume otak. Pengukuran lingkar kepala pun mudah dan dapat dilakukan sendiri oleh orang tua di rumah, sehingga jika ada gangguan bisa terdeteksi lebih dini.

    BalasHapus
  16. Alhamdulillah dokter terima kasih dengan mendapatkan informasi dari blog panjenengan ini saya dapat mengetahui bahwa pentingnya mengukur lingkar kepala bayi sehingga bagi orang tua bisa saling mengingatkan dan dapat mengevaluasi anaknya tiap bulan pada 1 thn pertama apakah ada peningkatan ukuran apa tidak dan evaluasi pada tahun kedua setiap 3 bln serta tahun ke 3-5 setiap 6 bulan. Dari informasi yg diberikan dapat memberikan informasi jika orang tua harus lebih aware terhadap pertumbuhan dan perkembangan sang bayi karena berhubungan dgn otak sang bayi agar kelak dapat tumbuh dan berkembang selayaknya manusia normal pada umumnya. Izin share di grup WA nggih dokter. Terima kasih atas informasinya.

    BalasHapus
  17. Alhamdulillah terimakasih banyak dokter untuk penjelasan mengenai pentingnya pengukuran lingkar kepala pada bayi. Ini mungkin sering terlewatkan nggih dokter oleh orang tua. Sering kali hanya menganggap indikator pertumbuhan hanya BB dan TB/PB saja. Padahal LK tidak kalah pentingnya. Evaluasi LK yang cukup sederhana, seharusnya bisa menjadi hal yang rutin untuk dilakukan. Mengingat hal ini sangat berhubungan dengan perkembangan bayi kedepannya. Ketika sudah diketemukan penyimpangan dalam pertumbuhan lebih dini, maka bisa dilakukan upaya stimulasi untuk membantu/menunjang perkembangan bayi. Semoga ini bisa menjadi pengingat dan satu catatan penting untuk Ibu-ibu semua yang mampir di laman blog njenengan dok, sehingga semua menjadi lebih perhatian pada pertumbuhan anaknya bukan saja anaknya yang tambah ginuk2 lucu tembem menggemaskan tapi kepada pertumbuhan lingkar kepala juga. sekali lagi terimakasih untuk informasinya dokter. Semoga sehat selalu dan terus menulis hal-hal bermanfaat lainnya untuk tambahan ibu-ibu semuanya dalam memantau tumbuh-kembang si kecil

    BalasHapus
  18. Terima kasih nggih dokter atas informasinya. Dari sini dapat dimengerti bahwa pengertian tumbuh dan kembang itu ternyata berbeda namun berkesinambungan, serta pemantauan lingkar kepala pada bayi dan anak itu penting sebagai deteksi dini gangguan perkembangan otak dan gangguan terkait lainnya. Jika hal tersebut dapat dipahami dan diterapkan oleh semua ibu/calon ibu, bayi dan anak yg dilahirkan akan bisa bertumbuh dan berkembang dengan semestinya, dengan begitu akan menciptakan generasi-generasi hebat dimasa yang akan datang.

    BalasHapus
  19. Terima kasih dokter atas informasinya. Terkadang orang tua hanya memerhatikan satu indikator pertumbuhan yaitu berat badan, padahal lingkar kepala tidak kalah pentingnya dengan berat badan. Pengukuran lingkar kepala sangat penting untuk deteksi dini gangguan perkembangan otak dan gangguan terkait lainnya. Pengukuran lingkar kepala ini mudah bahkan orrang tua dapat melakukan pengukuran serta menginterpretasikannya sendiri dirumah dan apabila ditemukan kelainan seperti makrosefali atau mikrosefali maka orang tua harus segera ke rumah sakit atau ke dokter spesialis anak agar dapat ditindaklanjuti.

    BalasHapus
  20. Hani Mufidatul Khoiriah9 Oktober 2022 pukul 12.09

    Terimakasih dokter atas ilmunya yang bermanfaat. Artikel yang dokter tulis selalu lengkap, informatif, dan mudah untuk dipahami. Artikel ini berisi tentang pentingnya mengukur lingkar kepala pada bayi. Hanya dari mengukur lingkar kepala saja orang tua dapat mengetahui apakah pertumbuhan dan perkembangan anaknya normal atau ditemukan kelainan, apabila ditemukan kelainan maka orang tua dapat segera membawa anaknya ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dengan ini diharapkan setiap orang tua aware dan selalu memantau perkembangan anak agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

    BalasHapus
  21. Muhammad Haris Firdausi9 Oktober 2022 pukul 22.50

    Terimakasih banyak dokter atas informasi dan ilmu yang diberikan. Ternyata tumbuh dan kembang memiliki arti yang berbeda tapi harus berjalam bersamaan ada banyak cara untuk melihat tumbuh kembang anak berjalan beriringan atau tidak salah satunya dengan linkar kepala

    BalasHapus
  22. Tansa Hadi Bentari10 Oktober 2022 pukul 08.14

    Terima kasih banyak atas ilmunya dokter. Ternyata sepenting itu nggih dokter dilakukan pengukuran lingkar kepala bayi karena untuk deteksi dini adanya gangguan pertumbuhan ukuran kepala atau tidak. Memang pada usia 0-3 tahun, masih seringnya bayi dianggap sedang lucu-lucunya dan juga terkadang sering dibanding-bandingkan dengan bayi yang lain dan membuat seorang ibu menjadi insecure. Rasa insecure ini bisa dikalahkan dengan pemikiran yang lebih realistis dan sesuai dengan dunia medis, sehingga ada satu hal yang harus dikuasai oleh setiap orang tua yaitu penguasaan dan pemahaman tentang dasar-dasar tumbuh kembang anak.

    BalasHapus
  23. Delly Safira Hedaputri13 November 2022 pukul 20.37

    Lingkar kepala; salah satu acuan perkembangan anak yang seringkali dianggap sepele oleh orang tua. Dari halaman ini terlihat bahwa betapa besar manfaat dari pemantauan lingkar kepala. Sehingga para orang tua sudah seharusnya mampu untuk memantau secara mandiri di rumah selayaknya mengukur berat badan dan tinggi badan anak nggih dok🙏🏻

    BalasHapus
  24. betul betul betul, kuncinya jangan suka membanding²kan, bisa jadi kepala "terlihat" lebih besar memang karena dari keturunan. boleh untuk waspada namun perlu didampingi dengan solusi, contohnya dengan memantau lingkar kepala anak apakah dalam batas normal atau tidak. jangan insecure ibu ibu hebat 👌

    BalasHapus
  25. Ternyata melalui hal sederhana para orang tua bisa mengukur apakah buah hatinya mengalami tumbuh dan kembang yang normal sesuai usianya, dan mengukur lingkar kepala merupakan cara yang mudah yang bisa dilakukan bapak/ibu di rumah. Dengan skrining mandiri yang bisa dilakukan di rumah, diharapkan deteksi dini tetap penyimpangan tumbuh dan kembang anak bisa semakin cepat ditemukan dan dievaluasi.

    BalasHapus
  26. Pengukuran tumbuh kembang anak bukan hanya berat badan maupun tinggi badan saja yang harus dipantau, melainkan ada pengukuran lain seperti lingkar kepala. Pengukuran lingkar kepala juga cukup mudah dilakukan oleh bapak ibu dirumah. Dengan mengukur lingkar kepala kita dapat lebih mudah mengevaluasi tumbuh kembang si kecil.

    BalasHapus
  27. Ini nih salah satu cara yang mudah dan simple buat para orang tua memantau tumbuh kembang anaknya di rumah. Bisa banget ini buat para orang tua yang mungkin pranonatau takut dengan kedaan kepala anaknya, apakah volumenya sesuai dengan usianya atau tidak, artikel ini bisa nih menjawab keraguan para mommy mommy hehe

    BalasHapus

Posting Komentar