blog dokter taura big ad

CEGAH STUNTING DENGAN PHBS (PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT)

Saat ini ada jutaan orang tua yang sedang berjuang mati-matian untuk bisa mengentaskan buah hati tercintanya dari suatu kondisi yang meresahkan dan merugikan masa depan si anak. Kondisi yang dimaksud adalah STUNTING.

Perjuangan orang tua dalam merawat anak stunting sangat menguras energi, pikiran maupun emosi. Penatalaksanaan stunting cukup rumit dan melelahkan, tidak cukup hanya sekedar pemberian nutrisi berkualitas ataupun pemberian MPASI kaya protein hewani untuk tumbuh kejar.

Berdasarkan PNPK (Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran) 2022, penatalaksanaan stunting meliputi beberapa hal, yaitu:

  1. Tata laksana gizi, aktivitas fisik, dan durasi tidur
  2. Tata laksana khusus pada bayi prematur dan bayi KMK (Kecil Masa Kehamilan)
  3. Imunisasi pada bayi dan balita stunting
  4. Stimulasi tumbuh kembang anak
  5. Tata laksana penyakit penyerta

Mengingat rumitnya penatalaksanaan stunting dan menimbang dampak stunting yang sangat merugikan, maka tak salah jika pemerintah mengeluarkan slogan "Cegah Stunting itu Penting".

Walaupun penekanan pencegahan stunting ada pada optimalisasi tumbuh kembang anak di masa 1000 HPK, namun pencegahan stunting disini mempunyai arti dan cakupan luas. Tidak hanya menyasar pada calon pengantin, ibu hamil, bayi dan balita, namun jauh sebelum itu. Sejak usia dini harus belajar dan berlatih menerapkan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) baik di lingkungan rumah, sekolah maupun tempat kerja.

Dengan PHBS, maka daya tahan tubuh akan terjaga, lingkungan sekitar yang bersih bisa memutuskan rantai penularan penyakit menular, sehingga angka kejadian penyakit menular baik akut maupun kronis bisa terkendali. Dengan demikian bayi dan balita juga tidak mudah sakit sehingga kebutuhan akan nutrisi tidak meningkat.

Mengingat pentingnya pencegahan stunting melalui PHBS, maka Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyelenggarakan acara seminar berjudul: "Perilaku Hidup Besih dan Sehat untuk Mencegat Stunting".

Acara sepenuhnya digerakkan oleh beberapa mahasiswa Fakultas Kedokteran sebagai salah satu wujud mata kuliah PMM (Pengabdian kepada Masyarakat oleh Mahasiswa).

PMM merupakan kegiatan pendampingan dan pelayanan mahasiswa untuk pengembangan dan pemberdayaan masyarakat dalam menerapkan aplikasi, desain, teknologi atau perubahan sosial ke arah yang lebih baik. Jadi, PMM ini bukan sekedar bakti sosial, namun lebih pada pemberdayaan masyarakat.
Tema pencegahan stunting dengan PHBS dijadikan seminar sebagai pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa FK UMM

Topik seputar peran PHBS dalam pencegahan stunting ini diharapkan bisa sekaligus menjawab pertanyaan rekan online saya yang juga seorang Blogger Buton Tengah. Wanita penggemar film India itu menanyakan tentang PHBS yang mana saja yang bisa mencegah stunting.

Pengertian PHBS

PHBS adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran sehingga anggota keluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam kegiatan kegiatan kesehatan di masyarakat.

PHBS dalam kehidupan sehari-hariternyata jumlahnya banyak sekali, bisa ratusan. Misalnya tentang
Gizi: makan beraneka ragam makanan, minum Tablet Tambah Darah, mengkonsumsi garam beryodium, memberi bayi dan balita Kapsul Vitamin A. Tentang kesehatan lingkungan seperti membuang sampah pada tempatnya, membersihkan lingkungan dll.

PHBS mencakup semua perilaku yang harus dipratikkan di bidang pencegahan dan penanggulangan penyakit, penyehatan lingkungan, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, gizi, farmasi dan pemeliharaan kesehatan.

Perilaku-perilaku tersebut harus dipraktikkan dimana pun seseorang berada: di rumah tangga, di institusi pendidikan, di tempat kerja, di tempat umum dan di fasilitas pelayanan kesehatan sesuai dengan situasi dan kondisi yang dijumpai.

PHBS di Rumah Tangga

PHBS di Rumah Tangga adalah upaya untuk memberdayakan anggota rumah tangga agar tahu, mau dan mampu melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan di masyarakat.

Ada 10 aktivitas PHBS di rumah tangga, yaittu:

  1. Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan
  2. Memberi bayi ASI eksklusif
  3. Menimbang bayi dan balita
  4. Menggunakan air bersih
  5. Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun
  6. Menggunakan jamban sehat
  7. Memberantas jentik di rumah
  8. Makan buah dan sayur setiap hari
  9. Melakukan aktivitas fisik setiap hari
  10. Tidak merokok di dalam rumah
    PHBS di rumah tangga bisa mencegah stunting secara bermakna
Dengan diterapkannya PHBS di rumah tangga secara konsisten dan atas kesadaran sendiri, maka manfaatnya akan sangat terasa, diantaranya: setiap anggota keluarga menjadi sehat dan tidak mudah sakit, anak tumbuh sehat dan cerdas, anggota keluarga giat bekerja, pengeluaran biaya rumah tangga dapat ditujukan untuk memenuhi gizi keluarga, pendidikan dan modal usaha untuk menambah pendapatan keluarga.

PHBS di Sekolah

PHBS di sekolah merupakan kegiatan memberdayakan siswa, guru dan masyarakat lingkungan sekolah untuk mau melakukan pola hidup sehat untuk menciptakan sekolah sehat. Manfaat PHBS di Sekolah mampu menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, meningkatkan proses belajar mengajar dan para siswa, guru hingga masyarakat lingkungan sekolah menjadi sehat.

PHBS di sekolah meliputi:

  1. Mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah makan.
  2. Mengonsumsi jajanan sehat,
  3. Menggunakan jamban bersih dan sehat
  4. Olahraga yang teratur
  5. Memberantas jentik nyamuk
  6. Tidak merokok di lingkungan sekolah
  7. Membuang sampah pada tempatnya, dan
  8. Melakukan kerja bakti bersama warga lingkungan sekolah untuk menciptakan lingkungan yang sehat.
  9. Tidak mengonsumsi Narkoba, Alkohol, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA), 
  10. Tidak meludah sembarang tempat.

PHBS di Tempat Kerja

PHBS di tempat kerja (kantor, pabrik dan lain-lain), sasaran primer harus mempraktikkan perilaku yang dapat menciptakan Tempat Kerja Ber-PHBS, yang mencakup mencuci tangan dengan sabun, mengonsumsi makanan dan minuman sehat, menggunakan jamban sehat, membuang sampah di tempat sampah, dan tidak merokok,

Perilaku hidup bersih dan sehat untuk mencegah stunting, sebuah seminar di SD Islam Muhammad Hatta Malang

PHBS di Tempat Umum

Di tempat umum (tempat ibadah, pasar, pertokoan, terminal, dermaga dan lain-lain), sasaran primer harus mempraktikkan perilaku yang dapat menciptakan Tempat Umum Ber-PHBS, yang mencakup mencuci tangan dengan sabun, menggunakan jamban sehat, membuang sampah di tempat sampah, tidak merokok, tidak mengonsumsi NAPZA, tidak meludah di sembarang tempat, memberantas jentik nyamuk dan lain-lain. 

Seminar tentang peran PHBS dalam mencegah stunting di perumahan Sawojajar Malang

Kesimpulan

  1. Mengingat dampak stunting yang sangat merugikan masa depan anak, serta penanganan stunting yang sangat rumit, maka lebih baik mencegah jangan sampai anak kita menderita stunting.
  2. Pencegahan stunting tidak selalu terkait dengan pemberian makanan bergizi.
  3. Pencegahan stunting merupakan gerakan yang melibatkan banyak pihak, multisektoral dan tidak cukup jika dilaksanakan hanya oleh sektor kesehatan.
  4. Salah satu strategi pencegahan stunting yang murah dan mudah adalah dengan menerapkan PHBS (Perilaku hidup bersih dan sehat)
  5. PHBS harus diimplemantasikan di semua tatanan kehidupan: lingkungan keluarga, sekolah, tempat kerja maupun tempat umum

Referensi

  1. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. Buku Saku Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022
  2. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor Hk.01.07/Menkes/1928/2022 tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Stunting.
  3. Kementerian Kesehatan RI. 2011. Peraturan Menteri Kesehatan RI nomor 2269/MENKES/PER/XI/2011. Pedoman Pembinaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.
DokterTaura
I am a pediatrician, writer dan blogger
Terbaru Lebih lama

Related Posts

11 komentar

  1. Dinda Alifia Darmajik7 Februari 2024 pukul 23.37

    Wahh ternyata Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk mencegah stunting. PHBS tidak hanya bisa kita lakukan dilingkungan rumah, diluar pun bisa kita terapkan juga loh! Membahas mengenai stunting memang tidak ada habisnya ya banyak sekali sudut pandang yang belum kita ketahui, tetapi jangan khawatir dokter taura akan selalu memberikan informasi terupdate yang sangat bermanfaat untuk kita semua, terimakasih banyak dokter, semoga ilmunya menjadi amal jariyah yang tidak akan terputus pahalanya🙏🏻.

    BalasHapus
  2. Ternyata sanitasi/kebersihan juga jadi penentu ya?
    Selama ini fokusnya pada nutrisi (malah ada yang menjanjikan susu dan makan gratis untuk mengatasi stunting)
    Sementara kalo anak sakit2an, udah pasti jadi malas makan
    Anak sulung saya nih yang sulit banget makan naik BBnya karena sering sakit

    BalasHapus
  3. Dengan langkah sederhana seperti selalu menjaga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kita ikut berperan untuk menjaga kesehatan orang orang di sekitar kita terutama bayi dan anak yang rentan terserang penyakit. Nutrisi untuk anak sangat penting namun akan terbuang sia-sia jika anak terkena penyakit akibat dari orang tua ataupun orang orang sekitar yang tidak menjaga kebersihan.

    BalasHapus
  4. Bagian terpentingnya adalah PENCEGAHAN ya Mas. Karena hal ini akan jauh lebih baik daripada pengobatan. Apalagi jika sudah menyangkut dengan isu STUNTING yang sedang marak terus dibicarakan dan jadi perhatian seluruh masyarakat Indonesia.. PHBS menurut saya harus lebih banyak disosialisasikan nih. Dimulai dari banyak tindakan nyata dari lingkungan keluarga dulu. Banyak banget yang bisa dilakukan.

    BalasHapus
  5. Wah ternyata dengan hal yang kita anggap sederhana yaitu perilaku hidup bersih dan sehat sangat bermanfaat untuk banyak hal termasuk mencegah stunting juga!
    PHBS bisa dilakukan dimana saja tidak hanya dirumah loh! dengan melakukan PBHS tidak hanya bermanfaat untuk kita namun untuk lingkungan sekitar kita juga. Terimakasih dokter atas paparan informasinya

    BalasHapus
  6. Gak hanya 1000HPk aja ya berarti pencegahan stunting ini, lifestyle yang sehat juga punya pengaruh besar. Apalagi iya juga sih soal sanitasi pun jadi hal pokok juga yang memungkinkan terlewatkan

    BalasHapus
  7. Wah terimakasih banyak atas paparannya dokter, ternyata dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat bisa menyelamatkan banyak hal termasuk mencegah stunting ya. Padahal PHBS hal yang sederhana namun banyak sekali manfaatnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini definisi mulailah dari hal-hal kecil yang baik.... Mulailah dari diri sendiri

      Hapus
  8. Betul banget mbak. PHBS harus dijalankan atas dasar kesadaran, bukan paksaan. JAdi harus from the bottom of the heart

    BalasHapus
  9. PHBS memiliki tujuan utama yaitu meningkatkan derajat kesehatan maysrakat indonesia terutama dalam mengatasi kasus stunting. PHBS ini dapat diterapkan dimanasaja. mari kita terpkan PHBS dikehidupan sehari hari...

    BalasHapus
  10. Wah nyatanya dengan perihal yang kita anggap simpel ialah sikap hidup bersih serta sehat sangat berguna buat banyak perihal tercantum menghindari stunting pula!
PHBS dapat dicoba dimana saja tidak cuma dirumah loh! dengan melaksanakan PBHS tidak cuma berguna buat kita tetapi buat area dekat kita pula. Terimakasih dokter atas paparan datanya

    BalasHapus

Posting Komentar